Ads (728x90)



PADANGPOS.COM. (Padang),  


 Coffee morning bersama Muspida dan sejumlah organisasi dan pengusaha dalam rangka memperingati setahun kepemimpinan Wako Padang H. Mahyeldi Ansharullah - Wawako Emzalmi digelar di Hotel Grand Inna Muara Padang, Selasa (9/6). Dalam acara itu, Wako Mahyeldi memaparkan keberhasilan setahun membangun Padang.

Acara yang dimulai pukul 08.00 Wib itu nampak penuh keakraban. Sebelum Wako Mahyeldi menyampaikan keberhasilan selama setahun memimpin Padang bersama Wawako Emzalmi, seluruh undangan yang hadir melakukan minum kopi bersama sekaligus sarapan pagi. “Terimakasih atas kehadiran seluruh undangan. Hari ini, tepat setahun lebih 26 hari kami memimpin Padang,” kata Wako.

Di depan seluruh undangan, Wako Mahyeldi menyampaikan visi dan misi Kota Padang lima tahun ke depan. Visi tersebut yakni mewujudkan Kota Padang sebagai kota pendidikan, perdagangan, dan pariwisata yang sejahtera, religius dan berbudaya. Visi ini kemudian dituangkan menjadi enam misi dengan sepuluh program unggulan.

Dikatakan Wako, Padang akan menjadi tuanrumah Indian Ocean Rim Association (IORA) pada Oktober nanti. Ini artinya Padang akan menjadi tujuan sekaligus dipantau negara lain. 

“Tujuan kita bagaimana supaya setiap tahun kita bisa menyelenggarakan iven internasional,” ungkap Wako.

Lebih jauh dikatakan Wako, Padang sudah mulai dilirik banyak investor. Terbaru, negara seperti Qatar, Arab dan India akan membicarakan investasi ke depan bersama Kota Padang. “Ini semua karena Padang adalah kota terbesar dan memiliki pelabuhan terbesar. Selain itu, Padang juga punya tradisi kuat dalam perdagangan,” ungkap Wako.

Selain itu dalam sisi pendidikan dan keagamaan, Wako menyebut bahwa pada tahun ini pesantren ramadhan akan terus digulirkan. Lima sekolah akan menjadi pilot project dalam pesantren ramadhan. Kelima sekolah itu yakni SMA 1, SMA 2, SMA 6, SMK 2 dan MAN 3.
 “Kelima sekolah ini akan menjadi pilot project dimana pesantren ramadhan akan dilakukan di sekolah tersebut,” kata Wako.

Untuk pembangunan jalan bypass, saat ini sudah bisa dikatakan hampir mendekati rampung. Dari 2000 titik yang dikerjakan, saat ini hanya tinggal 60 titik yang sedang dilakukan pengerjaannya. “Mudah-mudahan pengerjaan ini selesai Juli ini. Karena pihak Pemerintah Provinsi memberi tenggat waktu Juli ini,” terang Wako Mahyeldi.

Dalam acara itu dibuka forum diskusi, tanya jawab dan pendapat dari audiens kepada Wako dan Wawako. Sejumlah pertanyaan dan masukan dilontarkan sejumlah undangan yang hadir. 

Dalam sesi wawancara dengan wartawan, Wako Mahyeldi menyebut cukup banyak hal penting yang menjadi pekerjaan rumah dan harus diselesaikan bersama Wawako Emzalmi. 

Wako menyebut, hal yang paling urgen diselesaikan sesuai harapan masyarakat yakni pengerjaan jalan lingkungan. “Kita targetkan jalan lingkungan selesai pada 2017 nanti,” tegasnya.(tf/ch). 

Post a Comment