Ads (728x90)


PADANGPOS.COM.  (Padang), 


Kelurahan Banda Buek mewakili Kota Padang dalam penilaian kelurahan terbaik se-Sumatera Barat.                                           Bersama tujuh kelurahan lain yang ada di Sumatera Barat, Banda Buek dinilai oleh Tim Provinsi Sumatera Barat. Untuk Kelurahan Banda Buek, penilaian tersebut dilakukan, Senin (8/6). 

Bertempat di Kantor Lurah Banda Buek, Tim Penilai dari Provinsi Sumbar yang dipimpin Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat (BPM) Sumatera Barat, Syafrizal Ucok melihat dan menilai langsung kelurahan tersebut. “Kelurahan Banda Buek akan mewakili Padang dalam penilaian tingkat Sumatera Barat. Kita berharap agar dalam penilaian ini kelurahan Banda Buek memberikan data dan informasi yang benar-benar akurat sehingga dapat menjadi bahan penilaian bagi kami,” katanya.

Dalam penilaian itu, Tim Penilai Provinsi menurunkan personil diantaranya seperti Marthias Mahyudi yang akan menilai bidang pemerintahan, E. Rahman (Ketua Tim dari BPM Provinsi), AKBP Syamsul Bahri, Mukhlis, Darmansyah, Susi Mekar Sari, Epi Zulfia, dan Rusdi Lubis.

Lurah Banda Buek, Nurmis Yacub dalam eksposnya menyebut buah Sirsak menjadi item unggulan sekaligus ikonnya Kelurahan Banda Buek. Di masing-masing rumah warga saat ini tertanam pohon Sirsak dan terpelihara dengan baik. “Jumlah batang Sirsak yang ada di Kelurahan ini sebanyak 3500 batang. Kita akan jadikan kelurahan kita ini sebagai sentra Sirsak Kota Padang,” papar Nurmis.

Dipilihnya Sirsak sebagai sentra unggulan Kelurahan Banda Buek karena buah ini cukup banyak manfaatnya. Buah Sirsak memiliki banyak nutrisi sangat baik untuk kesehatan tubuh. Nutrisi yang terkandung di buah ini antara lain kalsium, mineral, aneka vitamin serta serat. “Sirsak mampu mengusir kolesterol jahat, menjaga imunitas tubuh, mencegah kanker, mengatasi wasir, anemia serta juga bemanfaat bagi kecantikan,” terang Nurmis.

Ke depannya, masyarakat Banda Buek akan berinovasi agar buah sirsak semakin diminati. Saat ini buah sirsak hanya dibuat minuman jus. Ke depan, masyarakat akan dilatih membuat dodol yang terbuat dari sirsak.

Selain sirsak, kelurahan ini mengandalkan buah naga. Masyarakat telah melakukan budidaya buah naga. Saat ini sebanyak 90 batang buah naga yang terdapat di kelurahan ini diberi penopang sebagai penahan yang terbuat dari semen.

Lurah menyebut, masyarakat juga dilatih memanfaatkan lahan perkarangan. Kelurahan Banda Buek mendapat bantuan tanaman sayuran seperti kangkung, bayam, tomat dan cabe dari Dinas Pertanian dan Dispernakbunhut. “Masyarakat diajarkan memelihara tanaman dengan tujuan agar masyarakat memanfaatkan lahan perkarangan,” kata Nurmis.

Di sisi lain Nurmis menyebut jika Banda Buek memiliki potensi yang cukup besar. Potensi itu yakni memiliki pasar satelit terbesar, memiliki lahan pertanian potensial, dan lainnya. “Dari segi pendidikan, Banda Buek memiliki sekolah SMP 11 yang baru saja meraih piala Adiwiyata,” katanya.

“Untuk kebersihan, pelaksanaan gotong rotong selalu dilaksanakan secara terjadwal. Di sini juga terdapat bentor sebanyak 8 unit dan bank sampah,” tambah Nurmis.

Sementara Wakil Walikota Padang, Emzalmi berharap dengan penilaian ini Banda Buek mampu membangkitkan motivasi menjadi juara di tingkat provinsi Sumatera Barat dan mewakili Provinsi Sumatera Barat ke tingkat nasional. “Melihat kondisi Banda Buek, kita melihat kelurahan ini akan muncul menjadi pemenang,” tandas Wawako.

Diprediksinya Banda Buek mampu menjadi pemenang karena kelurahan ini pernah mengecap prestasi sebagai nominator kelurahan terbaik tingkat nasional. Selain itu dalam berbagai aspek penilaian seperti pendidikan, pembangunan dan sebagainya, Banda Buek telah memiliki segalanya.(yf/ch).

Post a Comment