Ads (728x90)

PADANGPOS.COM.  (Padang),   


Berdasarkan hasil survey, penggunaan Basis Data Terpadu (BDT) oleh Pemerintah Daerah masih kurang akurat. Disamping kurang tepat sasaran, juga dinilai masih kurang melibatkan pemda.

Dengan alasan itu, Badan Pusat Stastik (BPS) melakukan Pemuthakiran BDT (PBDT). Tetutama untuk Rumah Tangga Sasaran (RTS) dalam program pengentasan kemiskinan sangat perlu melibatkan unsur pemda khususnya di tingkat kelurahan dalam Forum Konsultasi Publik (FKP).

Terkait pemutakhiran BDT, Wakil Walikota Padang H. Emzalmi mengatakan, dalam rangka mengimplementasikan berbagai program penanggulangan kemiskinan, maka pendataan untuk menentukan, siapa yang miskin, bagaimana karakteristiknya, serta nama dan alamat mereka menjadi sangat penting. Sebab, dengan ketersediaan informasi tersebut program penanggulangan kemiskinan diharapkan akan tepat sasaran.

"Untuk itu BPS Kota Padang saya minta untuk tetap menjalin koordinasi dengan Pemko, khususnya dengan TIm Koordinasi PenanggulDU)gan Kemiskinan Daerah sehingga PBDT 2015 di Kota Padang dapat berjalan sukses dan menghasilkan BDT yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan," ulas Wawako.

Dijelaskan, pada kegiatan PBDT 2015 yang akan dilaksanakan mulai 16 Juni - 15 Juli 2015 mendatang, data yang akan dimutakhirkan di Kota Padang sekitar 50.568 RTS.

Sementara itu, Kepala BPS Kota Padang Rizal menyebutkan, kegiatan Pemutakhiran BDT dilaksanakan dengan mendatangi rumah ke rumah (door to door) dengan melibatkan hampir 209 orang petugas pendata.

"Pelaksanaan PBDT 2015 ini, BPS akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah khususnya FKP. Dan penggunaan data hasil pemutakhiran ini akan berlaku per Januari 2016 nanti,” sebut Rizal. (tf/du).

Post a Comment