Ads (728x90)

PADANGPOS.COM. (Padang), 

Padang baru saja meraih 'Indonesia's Attractiveness Award 2015' dari Tempo Media Group. Diraihnya penghargaan ini sebagai evaluasi menyeluruh bagi Pemerintah Kota Padang ke depan. 

Demikian antara lain diungkapkan Walikota Padang, H. Mahyeldi Ansharullah saat rapat staf di lingkup kerjanya belum lama ini di Kantor Balaikota.

"Penghargaan dari Tempo murni evaluasi untuk kita semua," kata Wako.

Pada ajang 'Indonesia's Attractiveness Award 2015' itu, Kota Padang memborong dua penghargaan sekaligus. Dua penghargaan yang diterima Kota Padang yakni Kota Terbaik kedelapan se-Indonesia dengan peringkat Platinum serta Kota Potensial untuk Kategori Pariwisata. 

Wako Mahyeldi menekankan, dengan diraihnya penghargaan ini seluruh SKPD di Pemko Padang diharapkan bekerja lebih baik lagi. Salahsatu SKPD yang mendapat perhatian Wako yakni Dinas Kebudayaan dan Pariwisata. "Dengan penghargaan itu berarti yang maju di Padang ini pariwisatanya" sebut Wako.

Wako menekankan agar Dinas Kebudayaan dan Pariwisata lebih memerhatikan objek wisata di Kota Padang. Dikatakan Wako, selama ini yang dikeluhkan masyarakat lewat media sosial yakni toilet di objek-objek wisata.

Karena itu Wako berencana merancang gerakkan bangun toilet pada tahun depan. "Dengan gerakkan ini tak ada lagi tempat wisata yang toiletnya bermasalah," kata Wako.

Gerakkan bangun toilet direncanakan dimulai tahun depan. Akan tetapi tidak tertutup peluang jika gerakkan ini dimulai pada anggaran perubahan (APBD-P) tahun ini. "Kalau bisa di anggaran perubahan tahun ini kita lakukan," ungkap Wako.

Gerakkan bangun toilet ini tidak hanya difokuskan kepada objek wisata semata. Akan tetapi juga diarahkan ke sekolah-sekolah sehingga toilet bersih dan sehat terjamin di lokasi didik siswa sekolah. 

"Toilet juga bisa menjadi sumber pendapatan bagi daerah. Karena itu kita harus cari tahu dulu berapa standar biaya pembangunan untuk satu toilet," tukuk Wako Mahyeldi.

Tidak hanya toilet, agar pariwisata Kota Padang semakin maju dan berkembang pesat, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata perlu untuk membentuk badan khusus lembaga promosi pariwisata. Lembaga ini nantinya bertugas mempromosikan pariwisata Kota Padang, baik lewat media massa maupun media informasi lainnya. (tf/ch)

Post a Comment