Ads (728x90)


PADANGPOS.COM.  (Padang), 

 Berawal dari sebuah mushalla dengan bangunan sederhana yang berdiri di atas tanah wakaf, akhirnya menjelma jadi sebuah masjid Al Mukhlisin yang lebih nyaman bagi masyarakat Kampung Tarusan Kelurahan Aia Pacah, Kecamatan Koto Tangah.


Hal itu berkat kegigihan pengurus masjid didukung jamaahnya, sekaligus karena perhatian 
Pemerintah Kota Padang dalam pengembangan fungsi masjid.

"Rasulullan menganjurkan kita agar memakmurkan masjid. Sebab masjid bukan saja berfungsi sebagai tempat beribadah dalam artian khusus, melainkan juga sebagai pusat menghimpun potensi dan kekuatan serta tempat membahas berbagai permasalahan sosial dan ekonomi," ungkap Walikota Padang H. Mahyeldi Ansharullah saat meresmikan masjid Al Mukhlisin yang tadinya sebuah mushalla tersebut, Jumat (5/6).

Lebih lanjut Mahyeldi mengatakan, pengurus harus pula bisa memikirkan bagaimana memecahkan permasalahan - permasalahan, baik masalalah ekonomi, masalah sosial dan permasalahan lainnya. Disamping terus meningkatkan keimanan dengan melaksanakan pendidikan keagamaan bagi generasi serta pengajian majelis taklim.

"Terlebih saat ini, kita perlu mewaspadai kekufuran yang berawal dari kefakiran, maka harus ada solusi peningkatan ekonomi bagi umat yang dipusatkan di masjid. Salah satunya dengan mengembangkan koperasi masjid serta KJKS (Koperasi Jasa Keuangan Syariah-red)," ujar Walikota.
Dengan diresmikan mushalla Al Mukhlisin menjadi masjid, Walikota berharap masyarakat Kampung Tarusan akan lebih aktif ke masjid. Di samping ibadah rutin juga melaksanakan fungsi ideal masjid untuk memecahkan masalah umat.

"Masjid jangan sampai tertutup atau dikunci, agar masyarakat tidak canggung untuk datang. Tetapi tentunya harus sama - sam dijaga dan dirawat," pungkas Wako.

Sementara itu, Ketua Pengurus Masjid Al Mukhlisin, H. Arifin Musa mengatakan, masjid ini berdiri di atas tanah wakaf seorang warga yang dikenal warga dengan sebutan Angku. Sejak 1996, warga mendirikan mushalla dengan badoncek. Setelah kawasan di Kampung Tarusan Aia Pacah menjadi ramai karena berdirinya kampun Universitas Bung Hatta dan Pusat Pemerintahan Kota Padang pindah ke Aia Pacah, maka kapasitas mushalla tak memadai lagi.

"Seiring perkembangan daerah ini yang semakin ramai, maka pengurus bersama jamaah berinisitaif untuk mengembangkan mushalla menjadi masjid agar dapat menampung lebih banyak jamaah. Alhamdulillah, hari ini terwujud dan diresmikan Walikota," kata Haji Arifin.

Ia menambahkan, bangunan masjid belum lagi selesai 100 persen. "Untuk kelanjutan pembangunannya, kita masih mengharapkan donatur yang mau berinfak untuk menyelesaikan pembangunannya," imbuhnya.

Peresmian masjid Al Mukhlisin ditandai dengan penandatangan prasasti dan pengguntingan pita oleh Walikota Mahyeldi didampingi Kepala Kantor Kemenag Kota Padang Japeri serta beberapa Kepala SKPD di lingkungan Pemko Padang.(tf/du)

Post a Comment