Ads (728x90)


PADANGPOS.COM.  (Bandung), 

Pembinaan dan  
pengembangan karier bagi purna praja sangat mendapatkan perhatian serius dari Pemerintah Kota Padang. Sebab, para alumni pendidikan tinggi kepamongprajaan itu memiliki kecakapan dari hasil penempaan yang serius. Sehingga menjadi tulang punggung pemerintahan dalam pengembangan berbagai potensi daerah.

Hal ini diungkapkan Walikota Padang H. Mahyeldi Ansharullah saat didaulat sebagai Inspektur Upacara Bendera di kampus Institut Ilmu Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Jatinangor, Sumedang, Senin (8/6).

"Dari 11 Camat di Kota Padang, terdapat tujuh diantaranya yang merupakan purna praja. Begitu juga Sekretaris daerah saat ini dan beberapa pimpinan SKPD," sebut Walikota Padang.

Dalam upacara yang diikuti oleh seluruh civitas akademika IPDN itu, Walikota menyampaikan, pengembangan karier, prestasi, loyalitas dan berintegritas merupakan modal dan ciri bagi setiap purna praja. Tak terkecuali di Kota Padang, para purna praja harus mengedepankan integritas dan menghindarkan loyalitas yang semu terhadap personal, karena loyalitas absolut hanyalah kepada tugas, organisasi dan NKRI.

Khusus kepada Wasana Praja yang sesaat lagi akan mengakhiri pendidikan dan akan langsung diterjunkan ke daerah - daerah, Walikota berpesan, agar tetap menjaga persatuan dan kesatuan bangsa dalam kerangka NKRI, selalu berinovasi dalam pengembangan pemerintahan untuk mencapa e-government dan good governance.

"Selalu jaga nama baik almamater dan jangan cepat berpuas diri, akan tetapi kembangkanlah prestasi, dedikasi, loyalitas dan tidak tercela dalam melaksanakan tugas," ujar Mahyeldi.

Setelah menjadi Inspektur Upacara, Walikota Mahyeldi menerima anugerah Lencana Kehormatan Purna Praja dari IPDN. Ia juga menyempatkan bersilaturahmi dan berbagi pengalaman dengan wasana praja asal Sumatera Barat. (tf/du).

Post a Comment