Ads (728x90)


PADANGPOS.COM.  (Padang),  


Wakil Walikota (Wawako) Padang, Ir. H. Emzalmi, M.Si, meninjau dan memonitoring pelaksanaan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) di beberapa kelurahan di Kecamatan Bungus Teluk Kabung (Bungtekab), Minggu (31/5). 

Dalam peninjauan yang dilakukan bersama tim monitoring, Wawako pun mengapresiasi dengan tingginya antusias dan partisipasi masyarakat dalam berbagai pengerjaan proyek BBGRM fisik di daerah tersebut. 

“Jadi dari pantauan kita, memang masyarakat di Bungtekab begitu antusias dalam menyambut jalan baru yang dibuka melalui program BBGRM,” sebut Wawako.

Sementara itu, sambung Wawako, adapun anggaran BBGRM yang naik 200 persen yakni Rp 5,2 Milyar memang lebih difokuskan untuk menyentuh jalan perkampungan seperti di Bungtekab. 

“Daerah Bungtekab ini tergolong ke dalam daerah 3T yaitu tertinggal, terluar dan terjauh. Sehingga, melalui program BBGRM ini, diharapkan bisa menjadikan Bungtekab keluar dari daerah 3 T,” imbuhnya.

Kemudian, mengenai kegiatan BBGRM, Wawako menjelaskan, dari masing-masing kecamatan tahun 2015 terhimpun sebanyak 359 kegiatan. Diantaranya dari proyek pokok fisik 136 kegiatan, proyek tambahan fisik 112 kegiatan, proyek pokok non fisik 411 kegiatan dan proyek tambahan non fisik 126 kegiatan. Bentuk kegiatannya berupa perbaikan riol, betonisasi, pembukaan jalan baru, pembangunan dan renovasi sarana umum.

“Maka untuk itu, ke depannya sangat diharapkan koordinasi antar elemen masyarakat dalam setiap pembangunan bagi suatu daerah. Dengan adanya koordinasi dalam kegiatan BBGRM antar SKPD terkait memang penting dilakukan. Sebab, kegiatan manunggal harus dilakukan pengawasan dan sosialisasi. Sehingga pelaksanaannya berjalan lancar dan tepat sasaran,” tutup Wawako.

Sementara itu, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Perempuan dan Keluarga Berencana (BPMP-KB) Kota Padang, Muji Susilawati menyampaikan, BBGRM merupakan agenda nasional yang dilaksanakan serentak di seluruh desa/kelurahan tiap tahunnya.

“Untuk Kota Padang, realisasi kegiatan BBGRM sudah berjalan seminggu lebih dengan capaian 30 persen pengerjaan. Dana stimulan berjumlah Rp 5,2 Milyar yang berada di masing-masing kecamatan sebesar Rp 50 juta. 35 Juta untuk pembangunan fisik dan 15 Juta untuk non fisik,” terangnya.

Adapun, kegiatan BBGRM di Kota Padang pada 2014 lalu berhasil mendapatkan peringkat Harapan I tingkat nasional serta peringat I di Provinsi Sumbar. 

“Semoga pada tahun ini, kita kembali meningkatkan peringkat BBGRM ini, baik di tingkat provinsi mapun nasional,” harap Muji.

Setelah itu, Camat Bungtekab, Imral Fauzi juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat yang secara suka rela berpartisipasi membantu untuk kegiatan BBGRM pada beberapa wilayah di Bungtekab. 

“Kemauan dan kekompakan warga di sini cukup tinggi. Terlihat, dari awal pelaksanaan kegiatan manunggal hingga saat ini berjalan dengan cepat. Diantaranya pengerjaan pembangunan jembatan, betonisasi, pembuatan jalan baru dan perbaikan renovasi dan sarana umum. Sehingga, masyarakat di sini telah merasakan manfaatnya,” tukas Imral. (tf/dv). 

Post a Comment