Ads (728x90)



PADANGPOS.COM. (Padang),
  

Potensi Kota Padang semakin dilirik investor, maka Pemko perlu mempersiapkan kajian - kajian mendalam atau visibility study (VS) terkait pengembangan potensi tersebut. 

Sebab, tak jarang para calon investor menanyakan sangat detil, mulai dari perilaku masyarakat, hingga aturan - aturan yang diberlakukan.

”Semua SKPD segera mengekplorasi VS semua Perda yang sudah dibuat untuk mengefektifkan berlakunya, karena hal ini juga menjadi bahan kajian investor,” kata Walikota Padang H. Mahyeldi Ansharullah saat menjamu Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan DPRD, serta pimpinan SKPD untuk berbuka bersama di A. Yani 11, Senin (29/6).

Terutama, kata Walikota, Perda Nomor 11 tahun 2005 dan Perda Nomor 4 tahun 2007 tentang Ketenteraman dan Ketertiban Umum (Trantibum).

”Sudah cukup banyak Perda yang dilahirkan, tinggal mengoptimalkan pelaksanaannya. Mulai dari perda pengelolaan sampah, penertiban tuna sosial, tentang maksiat dan penyakit masyarakat, sampai penertiban rumah kost, semua sudah ada,”ujar Walikota.

Menurut Wako, mewujudkan trantibum ini suatu keniscayaan untuk menjaga iklim berinvestasi di Kota Padang lebih kondusif dan menjanjikan prospek yang menguntungkan bagi investor.”Tanpa itu semua, Kota Padang tidak diminati investor,” tegasnya.

Di samping itu, lanjutnya, SKPD harus sudah mempersiapkan Visibility Study (VS) tetkait potensi - potensi yang dimiliki. "Saya menegaskan kepada SKPD agar segera melaporkan eksplorasi VS untuk menjadi materi presentasi guna menyambut investasi,”tukas Walikota.(tf/du). 

Post a Comment