Ads (728x90)


PADANGPOS/COM. (Padang)

,
Sekaitan dengan adanya tuntutan dari Forum Masyarakat Minangkabau (FMM) kepada Pemerintah Kota (Pemko) Padang, Wakil Walikota (Wawako) Emzalmi bersama jajaran mengadakan diskusi terbuka yang bertempat di Aula Bagindo Azis Chan, Balaikota Aie Pacah, Jumat (14/8).

Rombongan yang menyambangi Kantor Pemko Padang kali ini, terdiri dari ketua Masfar Rasyid,  Asril Manan. 

Wawako Emzalmi cukup bijak menentukan sikap. menanggapi beberapa permintaan dan dugaan dari FMM, Sewaktu diskusi, ia menerima seluruh kritikan dan beberapa hal yang disampaikan FMM.

Wawako mengambil kesimpulan, dari diskusi ini akan disampaikannya kepada bapak Walikota Padang, H Mahyeldi Ansharullah.

“Saya sampaikan terima kasih atas masukan dan kritikan bapak ibu semua. Untuk pertemuan kali ini, semua hasilnya akan menjadi bahan masukan untuk kita bahas pada pertemuan selanjutnya. Yang jelas, kami Pemko Padang melakukan pembangunan selalu berjalan di aturan yang jelas.

Semoga kita dalam hal ini selalu merundingkan dan mencari solusinya dengan baik dan benar,” tegas wawako.

Sementara itu, menurut Masfar Rasyid, FMM hanya meminta sikap Pemko Padang mencabut izin untuk dibatalkannya pembangunan Padang Landmark tersebut.  FMM menemukan bukti bahwa pembangunan Padang Landmark tersebut masih di inisiatori oleh pemilik lama.

”menurut Masfar Rasyid. ia menambahkan, FMM masih memikirkan jalan keluar dari persoalan tersebut. Maka itu, FMM mengajak Pemko untuk duduk semeja membicarakan hal tersebut. Lagi pula, bukti kepemilikan Padang Landmark sudah di pegang oleh FMM.(Dv)


Post a Comment