Ads (728x90)

BIJAK ONLINE (Kota Pariaman)---Wali Kota Pariaman, Drs. H. Mukhlis Rahman, MM, mengatakan, suksesnya Finis estape 1 Tour de Singkarak (TdS) tahun 2015 yang mengambil start di Kabupaten Pesisir Selatan menempuh jarak 136 km hingga tiba di garis finish di Pantai Gandoriah Pariaman, berkat dukungan semua masyarakat.

Hal itu diungkapkan Mukhlis Rahman, dalam sambutanya, Sabtu (3/10/2015), dihadapan para pembalap Tds dan undangan serta panitia.

Dikatakan, sebagai penyelenggara finish etape I, Kota Pariaman lebih dari sekedar perlombaan yakni bagaimana meramaikan dan memperkenalkan potensi wisata Kota Pariaman kepada dunia luar. "Yang penting sekali bagi saya masyarakat senang dan puas. TdS sekarang ini jauh lebih ramai dari tahun lalu dan semua orang bahagia," kata Mukhlis.

Detik-detik kedatangan rombongan TDS ribuan masyarakat tumpah ruah, di Pantai Gandoriah,  selain menunggu pembalap sepeda melaju ke garis finish, para penonton yang hadir di Pantai Gandoriah itu di hibur berbagai pagelaran seni musik, tari dan atraksi beruk memanjat kelapa.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Pariaman, Drs. Mardison Mahyuddin, MM, mengakui penyelenggaraan finish TdS etape I di Kota Pariaman sangat sukses. Dari hanya anggaran minim Rp.400 juta, Pemko melalui Dinas Pariwisata mampu menggelar berbagai acara, bahkan atraksi beruk memanjat kelapa yang menjadi tontonan pembalap, official, panitia, pengunjung hingga wartawan lokal, nasional dan internasional.

"Hal ini membanggakan. Jika penyelenggaraannya begini, DPRD tentu akan menambah anggaran untuk TdS tahun depan, di mana rencananya Kota Pariaman akan jadi grand start etape I," kata Mardison.

"Kapolres Pariaman bersama jajaran juga bekerja sigap. Tidak ada kendala apapun selama acara akibat kerjasama yang baik dengan Polres Pariaman sebagai pengaman utama pada TdS etape I finish, meski jadwal sembat berubah," pungkas Mardison diamini Efendi Jamal, Kadis Budpar Kota Pariaman.

Sebagaimana diketahui, pebalap dunia mengikuti ajang balap sepeda Tour de Singkarak 2015, yang dimulai hari ini, 3 Oktober sampai 11 Oktober 2015. Beberapa di antaranya bahkan pernah mengikuti gelaran Tour de France. Salah satu di antaranya adalah Track Team Astana asal Kazakhstan.
Tour de Singkarak telah masuk kalender Union Cyclist International (UCI) dan Amaury Sport Organization (ASO). Menurut data yang mereka miliki, Tour de Singkarak menjadi salah satu ajang balap sepeda yang memiliki penonton terbanyak.

Tour de Singkarak kali ini diikuti 21 tim dari 36 negara. Di antaranya adalah Asian Racing Team (Jepang), Arbo Denzel Cliff (Austria), 7 Eleven Roadbike (Filipina), Holy Brother Cycling Team (Republik Rakyat Cina), Attaque Team Gusto (Taiwan), National Sports Council (Malaysia), dan Pegasus Continental Cycling Team (Indonesia).

Kemudian Pishgaman Giant Team (Iran), St. George Merida Cycling Team (Australia), Singaha Infinite Cycling Team (Thailand), Team Diferdance Gigi Losch (Luksemburg), Track Team Astana (Kazakhstan), Uzbekistan National Team (Uzbekistan).

Insiden pertama dalam sejarah TdS terjadi di penyelenggaraan TdS kali ini, pengulangan start (start pertama pukul 11.00 Wib). Menurut Sapta Nirwandar, Chairman sekaligus penggagas TdS, hal itu terjadi akibat kesalahan tekhnis oleh 4 tim peserta TdS yang nyasar di wilayah Pesisir Selatan.
Aikabatnya, berubah estimasi waktu finish dari jadwal pukul 15.00 Wib menjadi pukul 16.30 Wib, termasuk pengalihan rute lintasan di wilayah Kabupaten Padangpariaman, yakni dari Lubuk Alung langsung menuju Kota Pariaman melewati jalur Pauh Kambar dan Kuraitaji. 

Dari laporan penyelenggara yang diterima termasuk UCI (Union Cyclist International) ada 2 atau 3 tim (yang tidak melanjutkan start kembali di Pesisir Selatan) tapi perlombaan tetap terus dan ada 8 etape lagi. 

Akibat tidak lengkapnya tim balap sepeda yang ikut pada etape pertama tersebut, menurut Sapta, panitia tidak menghitung akumulasi jersey yang diberikan kepada pembalap.
"Tapi tetap ada juara sprint dan diberikan hadiah," dia menegaskan.

Di tengah bunyi gemuruh akibat ribuan tepuk tangan penonton, Walikota Pariaman Mukhlis Rahman ditemani Ketua DPRD Kota Pariaman Mardison Mahyuddin dan Kapolres Pariaman AKBP Riko Junaldi, S.IK serta Dandim 0308 Letkol.Inf. 

Persada Alam mengibaskan bendera ke atas saat Sohrabi Mehdi dari tim Tabriz Petrochamical asal Iran melintaskan ban sepeda tirus yang dia kendarai di garis finish. 

Sahrobi yang mencatatkan waktu 4.30.719 (jam.menit.detik) tersebut mengekori Abdul Gani dari KFC Team Indonesia di urutan kedua dengan catatan waktu 4.30.812 detik, tidak terpaut lama diurutan ketiga diraih pembalap sepeda asal Malaysia, Rosdi Mohammad Nor Umardi dari Trengganu Cycling Team dengan raihan waktu 4.30.844 detik.

Pada gelaran kali ini pebalap akan melintasi 18 kabupaten/kota dan menempuh jarak sejauh 1.341,5 km. Para peserta diajak menyusuri beragam lansekap alam dan pedesaan yang indah di Sumatera Barat, seperti Kelok 44, Kelok 9, dan tanjakan mematikan di Bukit Sileh.
Tour de Singkarak 2015 memilik garis start di Pesisir Selatan dan finis di Kota Padang pada hari kesembilan. Berikut jadwal Etape Tour de Singkarak 2015, Sabtu (3/10): Pesisir Selatan-Pariaman (136 km).

Kemudian Minggu (4/10): Padang Pariaman-Kab. Solok (120 km. Setelah itu Senin (5/10): Sijunjung-Dharmasraya (157 km). Berikutnya, Selasa (6/10): Solok Selatan-Sawahlunto (160 km.
Pada hari Rabu (7/10): Bukittinggi-Tanah Datar (145 km. Hari   Kamis (8/10): Payakumbuh-Limapuluh Kota (135 km. Jumat (9/10): Pasaman-Pasaman Barat (98 km) dan Sabtu (10/10): Pasaman Barat-Agam (121 km). Terakhir,  Minggu (11/10): Padang Panjang-Padang (110 km). (amir)

Post a Comment


  1. Sebelumnya perkenalkan nama saya Rahmad Bastian di jawa tengah ingin menceritakan kepada semua teman-teman bahwa saya yg dulunya orang yg paling susah kampungku,buat makan aja harus ngutan dulu ama tetangga itupun kalau ada yg mau ngasi,semakin saya berusaha semakin susah juga dapat pekerjaan dan selama saya ingin berbuat baik kepada orang lain semakin banyak pula yang benci ama saya dan cuma dianggap orang rendah,miskin,tidak punya apa-apa. Maka dari itu saya akhirnya bertekat untuk pergi mencari dukun yang bisa merubah nasib saya disuatu hari saya bertemu sama orang yang pernah dibantu ama AKI ROTAK dan dia memberikan nomer AKI ROTAK ,dia juga bilan kepada saya kalau AKI ROTAK bisa membantu orang yang lagi kesusahan,dan saya tidak berpikir panjang lebar lagi saya langsun menghubungi AKI ROTAK dengan senan hati AKI ROTAK ingin membantu saya dengan jalan togel,dan alhamdulillah saya sudah menang togel yang ke3 kalinya.setelah keberhasilan ini rencana saya ama keluarga ingin buka usaha demi untu kebutuhan keluarga yang tercinta sekali lagi makasih ya aki atas bantuanya jasa aki tidak akan perna saya lupakan.bagi teman-teman diluar sana yang ingin seperti saya silahkan hubungi AKI ROTAK di 082388316533 atau silahkan KLIK DISINI dan saya sangat bersyukur kepada allah swt karna melalui bantuan AKI ROTAK kini kehidupan saya sudah jauh lebih baik dari sebelumnya,ingat kesempatan tidak akan datan untuk yg kedua kalinya.

    ReplyDelete