Ads (728x90)

PADANGPOS.COM. (Padang),  

BPBD dan Damkar Kota Padang, melakukan kegiatan simulasi evakuasi tsunami bagi warga yang berada di kawasan pinggiran pantai di Kota Padang. Kali ini Selasa (17/11), simulasi dilakukan di Kecamatan Koto Tangah yang diikuti sebanyak 852 orang terdiri dari anak-anak sekolah dan masyarakat.
Wakil Walikota (Wawako) Padang, H Emzalmi dalam memimpin apel simulasi mengatakan, simulasi ini merupakan bahagian upaya pemko dalam mempersiapkan masyarakat Kota Padang yang tinggal dekat dengan pantai, menghadapi kemungkinan terjadinya bencana tsunami.

"Kita sama-sama melihat, belakangan ini juga cukup banyak terjadi beberapa bencana alam di beberapa kawasan di Kota Padang. Ada banjir, longsor bahkan gempa skala kecil meskipun pusatnya di luar kota. Melalui simulasi ini, agar warga terlatih dan siap ketika bencana datang. Harapan kita, supaya tidak adanya korban jiwa,” sebut wawako di SMPN 26 Kayu Kalek Koto Tangah.

Wawako melanjutkan, berdasarkan prediksi, Sumbar khususnya Kota Padang memang termasuk daerah yang rawan terkena bencana gempa yang disertai tsunami. Maka dari itu, pemerintah akan terus melakukan mitigasi, demi mengurangi resiko sewaktu terjadi bencana tersebut.

“Untuk itu, melalui dana APBD Kota Padang, juga APBD Sumbar serta bantuan BNPB pusat, kita terus membangun sarana dan prasarana evakuasi. Alhamdulillah, upaya normalisasi sungai, pembenahan riol, membuat jalur evakuasi dan membangun shelter telah kita lakukan. Yang terpenting adalah, kesiapan mental masyarakat sewaktu terjadi bencana,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala BPBD dan Damkar Kota Padang, Dedi Henidal menerangkan, simulasi kali ini dilakukan, melihat adanya 7 kecamatan di Kota Padang yang memiliki kerentanan sewaktu bencana tsunami terjadi.

"Pada simulasi tersebut, masyarakat kita latih seperti bagaimana cara menyelamatkan diri, kemana jalur evakuasinya dan cara cepat untuk sampai di tempat evakuasi. Alhamdulillah tadi, masyarakat yang berada di Padang Sarai, ternyata cukup cepat. Setelah sirine berbunyi mereka semua berlari dan hanya 20 menit sampai ke tempat evakuasi di SMPN 26 Kayu Kalek ini,” ujar Dedi mengakhiri (tf/dv).

Post a Comment

  1. Sebelum saya ceritrakan kisah hudupku terlebih dahulu perkenalkan nama saya Pak Kusniadi. Dari Bogor. saya hanya ingin berbagi ceritah dengan kalian semua para penggilah togel, awalnya itu saya hanya kuli bagunan,punya anak dua,dan istri saya hanya penjual syayur keliling dikampung kami , ekonomi kami sangat pas-pasan, hutan tambah numpuk, anak saya juga butuh biaya sekolah,hidup ini bener-bener susah.Tapi akhirnya ada teman saya yang bilang bila mau merubah nasib coba hubungi nomor hp MBAH JEJE katanya dia bisa membantu orang yang lagi susah. jadi saya lansung hubungi MBAH JEJE dan saya menceritakan semuanya, tenteng keluarga kami akhirnya saya di kasih angka ghaib [4d,] sudah 3x putaran tembus,dengan adanya MBAH JEJE saya sekeluarga bersukur semua utang saya lunas bahkan sekarang saya sudah buka usaha. silahkan anda buktikan sendiri insya allah anda tidak akan kecewa dari angka ghaib MBAH JEJE bagi yang berminat hubungi MBAH JEJE TRIJAYA di nomor ini: 0823 3737 6471 atau silahkan KLIK DISINI dan saya sudah buktikan sendiri angka ghaib hasil ritual dari beliau terima kasih.

    ReplyDelete