Ads (728x90)

PADANGPOS.COM. (Padang), 

Pantai Padang semakin ramai saja dikunjungi orang dari seantero negeri. Lokasi ini menjadi tempat paling ramai dibandingkan kawasan lainnya di Kota Padang pada hari tertentu, Sabtu dan Minggu atau hari libur lainnya.

Seperti terpantau Minggu (22/11) pagi ini, ratusan kendaraan terparkir rapi di sisi jalan, para pengunjung bebas bermain bersama keluarga sembari berfoto-ria di tagline "IORA". Sebagian pengunjung terlihat asyik menikmati pemandangan dan suasana pantai sembari menyicip makanan dan minuman di warung yang
berjejer panjang di seberang timur jalan, atau dikenal dengan Lapau Panjang Cimpago disingkat LPC.

Dasrul (56), salah seorang pengunjung dari Pekanbaru mengungkapkan, sepertinya Pemerintah Kota Padang mulai fokus menata dan memberikan kenyamanan terhadap pengunjung. "Kalau beberapa waktu lalu kami masih melihat tenda-tenda yang semrawut menutupi pantai, rupanya sekarang sudah dipindahkan ke seberang jalan," ujar Dasrul.

Dasrul mengakui, kawasan ini sekarang menjadi lebih rapi dan menjadi obyek yang paling disenangi warga dan pengunjung di ibukota Provinsi Sumatera Barat ini. Selain karena pemandangan kian lepas ke laut, petugas parkirnya juga sudah lebih tertib. "Kami nyaman, parkirnya sudah pakai karcis dengan tarif yang diminta sesuai, yaitu 3 ribu rupiah," imbuhnya.

Senada dengan Dasrul, seorang pengunjung asal Muarolabuh yang memboyong keluarga, Lisna (41) menyebut Pantai Padang aman karena dalam dua hari ini dia berada di Padang dan selalu datang kemari belum pernah merasa dipalak.

"Kami tidak pernah merasa ada pemalakan. Tukang parkir minta dengan wajar karena ada karcisnya. Berfoto di logo IORA Padang itu juga gak ada yang minta bayaran," sebutnya.
Sementara itu, sejumlah anggota Satuan Polisi Pamong Praja, anggota Koramil dan Kepolisian beberapa kali terlihat berkeliling menjaga keamanan di lokasi tersebut.

Warga berharap, suasana Pantai Padang yang bersih dan aman ini terus dipertahankan. "Kami berharap suasana pantai lebih nyaman bagi pengunjung sehingga orang banyak datang. Kalau banyak yang datang iduik pulo kami manggaleh," ungkap Mas Todo, warga Purus.(tf/du).

Post a Comment