Ads (728x90)

PADANGPOS.CO. (Padang),
  
Rawan terjadinya pemalakan oleh oknum tukang parkir siluman di Pantai Padang direspon Pemerintah Kota Padang. Mulai Senin (9/11), seluruh pengunjung tidak diperbolehkan lagi parkir di depan ‘tagline’ Padang - IORA depan Lapau Panjang Cimpago (LPC) Pantai Padang. 

Penanganan perparkiran di Pantai Padang diserahkan sepenuhnya kepada Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika).  untuk mengelolanya.

Tukang palak harus di singkirka keberadaannya di seputaran pantai Padang, demi menjaga kenyamanan, ketenangan dan ketertiban di kawasan yang objek wisata banyak pengunjungnya.

Sekretaris Daerah Kota Padang Nasir Ahmad mengatakan tagline Padang-IORA di depan LPC Pantai Padang saat ini memang jadi daya tarik para pengunjung. Mereka memanfaatkan tagline tersebut sebagai latar objek foto. Sayangnya, pengunjung yang datang memarkirkan kendaraan seenaknya dan akhirnya semrawut.

“Khusus di depan tagline Padang-IORA, kecenderungan masyarakat berfoto di sana, kendaraan parkir di depan tagline itu, jelas tidak baik dan ganggu orang lain. Dengan banyaknya kunjungan, tukang palak akhirnya muncul,” ujar Sekda saat rapat tindak lanjut rencana pembersihan, penataan, penertiban pascapemindahan dan pembongkaran lapak PKL ke LPC bersama jajaran kerjanya di Pitalah Cafe, Purus, Minggu (8/11) pagi.

Mengantisipasi pemalakan, perparkiran di Pantai Padang diserahkan kepada Muspika yang terdiri dari Kapolsek, Danramil dan Camat setempat. Menurut Sekda, sebenarnya untuk masalah perparkiran merupakan tugas pokok Dinas Perhubungan. Akan tetapi khusus Pantai Padang, dibutuhkan pengawasan ketat dan dipantau terus menerus. Dengan diserahkannya perparkiran di Pantai Padang, cepat tanggap masalah perparkiran di lokasi itu serta aksi pemalakan dapat langsung teratasi oleh Muspika di Kecamatan Padang Barat.

“Perparkiran di Pantai Padang diserahkan ke Muspika di kecamatan. Hal ini sangat diapresiasi Walikota Padang karena ini merupakan bentuk kebersamaan kita di kecamatan,” ujar Sekda.

Sekda berharap agar Kapolsek, Danramil dan Camat Padang Barat menentukan teknis parkir di Pantai Padang. Petugas parkir mesti memiliki atribut dan bertanggungjawab di masing-masing lokasi sekaligus melakukan pengawasan.

“Petugas parkir tersebut harus bisa menjamin tidak ada orang lain yang memungut parkir selain dia. Kita harapkan juga dukungan Muspika agar petugas parkir nyaman dalam bertugas,” tegas Nasir Ahmad.

Tidak diperbolehkannya lagi pengunjung memarkir kendaraan di depan tagline Padang-IORA, Pemko Padang telah menyiapkan lokasi parkir bagi pengunjung. Saat ini Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Padang tengah mengancang-ancang lokasi parkir tersebut.

“Kita akan menetapkan lokasi untuk parkir roda dua dan empat. Kita juga akan siapkan plang, sehingga pengunjung tahu persis lokasi parkir kendaraan termasuk petugasnya. Dengan itu pengunjung akan nyaman untuk datang ke Pantai Padang,” pungkas Sekda (tf/ch).

Post a Comment

  1. Sebelum saya ceritrakan kisah hudupku terlebih dahulu perkenalkan nama saya Pak Kusniadi. Dari Bogor. saya hanya ingin berbagi ceritah dengan kalian semua para penggilah togel, awalnya itu saya hanya kuli bagunan,punya anak dua,dan istri saya hanya penjual syayur keliling dikampung kami , ekonomi kami sangat pas-pasan, hutan tambah numpuk, anak saya juga butuh biaya sekolah,hidup ini bener-bener susah.Tapi akhirnya ada teman saya yang bilang bila mau merubah nasib coba hubungi nomor hp MBAH JEJE katanya dia bisa membantu orang yang lagi susah. jadi saya lansung hubungi MBAH JEJE dan saya menceritakan semuanya, tenteng keluarga kami akhirnya saya di kasih angka ghaib [4d,] sudah 3x putaran tembus,dengan adanya MBAH JEJE saya sekeluarga bersukur semua utang saya lunas bahkan sekarang saya sudah buka usaha. silahkan anda buktikan sendiri insya allah anda tidak akan kecewa dari angka ghaib MBAH JEJE bagi yang berminat hubungi MBAH JEJE TRIJAYA di nomor ini: 0823 3737 6471 atau silahkan KLIK DISINI dan saya sudah buktikan sendiri angka ghaib hasil ritual dari beliau terima kasih

    ReplyDelete