Ads (728x90)


Saudara pemirsa fanpage Humas dan Protokol Kota Padang yang budiman, ternyata terompet yang banyak digunakan pada tahun baru rentan penularan penyakit. Hal itu berdasarkan informasi yang dilansir sejumlah situs dan media massa terkait penggunaan terompet (khususnya terompet yang dijual di tahun baru).

Kita bisa membayangkan, terompet yang dijual secara masiv setiap pergantian tahun, sudah tentu dicoba meniupnya oleh seseorang atau bahkan beberapa orang. Adakah yang tahu, mereka yang mencoba meniup itu mengidap penyakit tertentu ? Apalagi bila si orang tersebut ternyata mengidap penyakit yang mudah menular melalui pernafasan, air liur atau mulut. Wah, bakalan beresiko sekali bagi orang lain yang mencoba berikutnya.

Lagi pula, meniup terompet itu bukanlah tradisi lokal ataupun tradisi yang berkenaan langsung dengan historis budaya urang awak. Terlepas dari itu, siapa yang mau mengambil resiko tertular penyakit, mending virus biasa seperti pilek atau flu, tapi jika HIV/AIDS dan sekelasnya ? Wah...admin sarankan, mending gak usah ikut-ikutan meniup terompet deh. Wassalam.SALAM DARI ADMIN HUMAS DAN PROTOKOL KOTA PADANG.

Post a Comment