Ads (728x90)

PADANGPOS.COM. (Padang),   

Wujud kesadaran bela negara , merupakan tekad, sikap, perilaku dan tindakan sebagai bagian dari upaya penguatan karakter dan jati diri bangsa. Sekaligus bagian dari revolusi mental untuk membangun daya tangkal bangsa dalam menghadapi kompleksitas ancaman terhadap ketahanan nasional.

Hal ini disampaikan Walikota Padang H. Mahyeldi Dt. Marajo saat membacakan sambutan Presiden RI, Joko Widodo dalam upacara peringatan Hari Bela Negara di Lapangan Imam Bonjol Padang, Selasa (22/10).

Peringatan Hari Bela Negara di Padang dirangkai dengan peringatan Hari Ibu, Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional dan Hari Nusantara.

Makna dari serangkaian peringatan ini, menurut Walikota Padang dapat membangkitkan semangat juang di kalangan generasi muda. Sejogyanya harus terus dipupuk, dibina, dipertahankan dan mengasah semangat kerja.

"Dengan demikian sumber daya manusia akan benar-benar menjadi potensi utama dalam menggerakkan pembangunan di Kota Padang," sebut Mahyeldi.

Lebih lanjut, Mahyeldi mengharapkan, generasi muda Kota Padang memiliki kualitas sikap mental dan perilaku cinta tanah air dan rela berkorban untuk kepentingan bangsa dan negara.

Untuk mengimplementasikan hak-hak warga dalam pembelaan negara tersebut, pemerintah melalui Kementerian Pertahanan telah menyelenggrakan pembentukan Kader Bela Negara di seluruh tanah air.

"Dari Kader Bela Negara ini diharapkan akan terbentuk masyarakat yang peduli dan paham akan nilai-nilai bela negara serta terwujudnya kemampuan kewaspadaan nasional, ketanggapdaruratan dan pertahanan negara untuk mewujudkan sistem pertahanan negara yang baik," pungkas Mahyeldi.(tf/du).

Post a Comment