Ads (728x90)

PADANGPOS.COM, (Jakarta),    
 Aparat Polda Metro Jaya meningkatkan pengamanan di gedung Mahkamah Konstitusi (MK). Ini dilakukan setelah ada teror di Sarinah, Jakarta Pusat, Senin (18/1/2016).
Kepala Biro Operasi Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Martuani Sormin, mengatakan sebanyak 1300 aparat kepolisian melakukan pengamanan di area dan sekitar tempat tersebut.
"Ada dua satuan setingkat kompi (SSK,-red) Kodam Jaya dan dua SSK Sabhara. Semula rutin 850 anggota, jadi 1300 anggota. Mereka bersiaga sampai 7 Maret," tutur Martuani kepada wartawan, Senin (18/1).
Dia menjelaskan, petugas keamanan membawa peralatan lengkap termasuk kendaraan taktis (rantis) berupa barracuda dan satu unit kendaraan yang dipergunakan untuk melarikan diri.
Penambahan petugas keamanan tak hanya mengantisipasi adanya teror dari terduga teroris, tetapi ada penolakan dari peserta Pilkada 2015 terkait sidang gugatan sengketa Pilkada 9 Desember 2015.
"Kami memperkirakan orang keberatan atau penolakan dismisal perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU,-red)" tambahnya. dikutip dari tibun

Post a Comment