Ads (728x90)

PADANGPOS.COM. (Padang), 
Narkotika, Obat Terlarang dan Bahan Berbahaya (Narkoba) atau Nafza sangat rentan bagi kesehatan, pola pikir generasi muda. 
Sedangkan korban ketergantungan narkoba ini akan berdampak terhadap rendahnya rasa nasionalisme, anti sosial serta antipati terhadap bela negara.
Hal ini diungkapkan Ketua Badan Narkotika Kota (BNK) Padang Emzalmi saat memberikan penyuluhan terkait narkoba dan bahayanya di hadapan puluhan tokoh masyarakat yang hadir di Kantor Lurah Koto Lua Kecamatan Pauh, Jumat (22/1) malam.
Dalam kesempatan tersebut, Emzalmi yang juga wakil Walikota Padang mengatakan, upaya pencegahan merupakan bagian penting dalam perang menghadapi narkoba agar generasi muda tidak terjerumus menjadi "budak" narkoba. "Kita tidak ingin anak-anak kita menjadi mati sia-sia dan hidup tidak berguna karena narkoba. Untuk itu para orang tua dan tokoh masyarakat mesti memberikan perhatian dan melakukan pengawasan agar kita tidak menyesal," kata Emzalmi.
Menurut Emzalmi, pencegahan terhadap penyalahgunaan narkoba di tengah masyarakat, bukan saja tanggung jawab BNK, Provinsi atau Nasional melainkan menjadi tanggung jawab seluruh komponen masyarakat. Sebab, tanpa dukungan nyata dari masyarakat, upaya pencegahan dan penanggulangan narkoba di Kota Padang ini tentu tidak akan maksimal.
"Diharapkan semua tokoh masyarakat yang hadir dalam kesempatan ini dapat menjadi perpanjangan lidah dalam memaksimalkan upaya pencegahan dengan memberikan pemahaman kepada keluarga terdekat dan masyarakat di sekitar serta dalam lingkup yang lebih luas lagi," imbuh Wawako.(tf/du/yz).

Post a Comment