Ads (728x90)

PADANGPOS.COM. (Padang),   
Pemerintah Kota Padang akan lebih transparan dan akuntabel dalam melaksanakan kegiatan pembangunan, menyusul diluncurkannya e-Planning dan PPAS online yang dapat diakses seluruh stakeholders. Selain itu dengan aplikasi tersebut, menjadi alat bantu dalam penyusunan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD), KUA-PPAS dan KUA-PPAS Perubahan yang lebih praktis dan memudahkan.
"Dengan e-Planning dan PPAS online, pemangku kepentingan atau SKPD terkait akan dapat memaksimalkan kinerja karena sistem juga mampu menyajikan analisa yang sangat informatif. Sekaligus akan menjamin adanya keterkaitan dan konsistensi antara pelaksanaan perencanaan dan penganggaran. Baik antar ruang, antar waktu maupun antar pemerintah pusat dan daerah," ungkap Wakil Walikota Padang Emzalmi saat launching e-Planning dan PPAS online sekaligus sosialisasi rencana pembangunan Kota Padang tahun 2017 yang berlangsung di Hotel Pangeran Beach, Selasa (19/1).
Wawako Emzalmi menambahkan, penggunaan sistem informasi ini juga akan mengoptimalkan partisipasi masyarakat dan menjamin tercapainya penggunaan sumber daya secara efisien, efektif berkeadilan dan berkelanjutan. Sehingga isu-isu strategis pembangunan yang mestinya menjadi fokus perhatian dapat terealisasi sesuai yang diharapkan.
Adapun isu-isu strategis pembangunan yang tengah menjadi fokus Kota Padang saat ini, dijelaskan Emzalmi, diantaranya peninfkatan sarana dan prasarana perdagangan, pemerataan pendidikan, peningkatan pelayanan kesehatan, jaminan kesehatan, peningkatan infrastruktur drainase dan riol, jalan-jalan lingkungan, trotoar, wilayah kumuh dan rumah tidak layak huni dan peningkatan sarana prasarana transportasi, pariwisata serta pelayanan publik.
"Untuk menyikapi hal tersebut, kebutuhan masyarakat yang sudah digulirkan melalui 10 program unggulan perlu percepatan dalam realisasinya. Alhamdulillah, hingga dua tahun periode Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM-red) Kota Padang sudah terealisasi sekitar 45 persen," imbuhnya.
Hadir dalam kegiatan sosialisasi rencana pembangunan dan peluncuran e-Planning ini, Wakil Ketua DPRD Kota Padang Wahyu Iramana Putra, Wakil Ketua Muhidi serta sejumlah anggota DPRD lainnya dari lintas komisi.
Selaku keynote speaker, dihadirkan Direktur Pengendalian dan Evaluasi Kinerja pada Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) DR. Dadang Salihin. Pria yang juga Rektor Universitas Dharma Persada Jakarta ini memaparkan, penggunaan aplikasi yang memanfaatkan teknologi dalam pembangunan dewasa ini merupakan suatu keniscayaan. Dengan aplikasi yang lebih canggih, akan memudahkan stakeholders dalam implementasi dan penganggaran setiap kegiatan pembangunan.
"Dokumen-dokumen manual dan konvensional yang memuat RPJM Daerah yang ada, selama ini justru tidak efektif karena lebih sering menjadi hiasan lemari daripada dipedomani dalam penyelenggaraan kegiatan pembangunan," ujar Dadang.
Kepaka Daerah dan SKPD terkait, kata Dadang lagi, sudah saatnya menerapkan sistem yang didukung teknologi agar lebih praktis dan tidak ribet dalam penganggaran dan memaksimalkan capaian program.
Selaku pelaksana kegiatan sosialisasi, Kepala Bappeda Kota Padang Hervan Bahar menyebutkan, Pemerintah Kota Padang menggunakan sistem informasi perencanaan pembangunan dan penganggaran daerah bertujuan untuk meningkatkan efisiensi, efktifitas dalam penyusunannya. "Dengan demikian dapat mengikut sertakan seluruh stakeholders dan elemen masyarakat dalam perencanaan pembangunan sesuai amanat UU Nomor 24 Tahun 2005 tentang sistem perencanaan pembangunan nasional,"ujarnya.(tf/du)

Post a Comment