Ads (728x90)

PADANGPOS.COM. (Padang), 
Pelebaran akses jalan sepanjang 3 km menjadi kebutuhan mendesak bagi warga Kelurahan Koto Lua, Kecamatan Pauh. Sebab, jalan utama satu-satunya menuju ke kelurahan ini sangat sempit, sedangkan volume lalu lintas semakin padat. Maka tak ayal sering terjadi macet pada jam-jam tertentu.
"Kemacetan memang menjadi masalah sekarang ini, karena sempitnya jalan dan arus lalulintas semakin padat. Terlebih pengembang perumahan terus tumbuh di tempat ini," ungkap Camat Pauh Wardas Tanjung saat menghadiri Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) 2017 Kelurahan Koto Lua di kantor lurah setempat, Jumat (22/1) malam.
Musrenbang yang dilaksanakan malam hari ini, dihadiri Wakil Walikota Padang Emzalmi, anggota DPRD Dapil Pauh Kuranji Jasman, Ketua LPM DPC Pauh Jamasri dan LPM Kelurahan serta para Ketua RT dan RW.
Lebih lanjut Wardas menjelaskan, pelebaran jalan Koto Lua bagi warga memang menjadi usulan yang akan diprioritaskan karena telah diusulkan dari hasil rembuk warga. "Hal ini akan kita akomodir dalam musrenbang kecamatan sebagai usulan pembangunan bottom-up yang akan disampaikan pada musrenbang tingkat kota dan forum SKPD nantinya," ujar Wardas.
Senada dengan Camat, pembangunan jalan tembus ke Limau Manih Selatan sepanjang 1 km menurut Lurah Koto Lua Yulnida juga salah satu usulan yang menguat dalam rembuk warga. "Warga berharap di tahun 2017 nanti, jalan tersebut sudah bisa dilalui kendaraan roda empat sehingga Kelurahan Koto Lua dan Kelurahan Limau Manih Selatan terhubung,"kata Yulnida.
Ditambahkan Yulnida, semua hasil rembuk warga di tingkat RW sudah disampaikan melalui musrenbang kelurahan. Diharapkan juga akan diakomodir di tingkat kecamatan dan kota sehingga di 2017 dapat terealisasi.
"Meskipun tidak semua usulan warga bisa ditampung dan dijadikan kegiatan program pembangunan nantinya, setidaknya dapat diakomodir di tahun anggaran berikutnya," imbuh Lurah.(tf/du/yz).

Post a Comment