Ads (728x90)

PADANGPOS.COM. (Padang),  
Kader Politisi Partai Amanat Nasional ( PAN) Faisal Nasir sangat menyayangkan komentar koordinator Forum Pemuda Pro Pilkada Badunsanak (FP3B) Edo Andrefson yang mengancam Andi Nurpati.



‘’Kita sangat menyayangkan ancaman tersebut apalagi ancaman akan melakukan pengerahan massa untuk menentang mantan Komisioner KPU RI Andi Nurpati, ‘’kata ketua Fraksi PAN ini Senin ( 25/1)kemaren.
Dia juga mengatakan Andi Nurpati itu di datangankan pasangan calon Pilkada Gubernur Sumbar MK - Fauzi sebagai ahli dan juga Lawyear dalam melakukan banding. Faisal Nasir juga mengatakan proses pilkada di Sumbar memang telah selesai, tapi baru sebatas hasil pemilihan, sedangkan secara adminisstratif, belum. ‘’Lagipula kita tidak menentang hasil Pilkada tersebut, biarkan proses hukum yang menentukannya, ‘’ungkap Faisal. Dalam kondisi yang aman dan nyaman ini jangan ada yang memancing konplik, biar lah kubu MK –Fauzi melakukan upata hukum, ‘’kita berharap masyarakat jangan di libatkan dan dibawa berpolitik, ‘’Anggota DPRD kota Padang ini.
Selaku kader Partai pengusung, pernyataan FP3B tersebut yang akan menurunkan masa malah memancing kegaduhan dari kader partai pendukung MK-Fauzi. Selain itu jelas Faisal Nasir lagi, pihak MK-Fauzi hanya mencari titik terang dari dugaan pelanggaran seperti dukungan sistemik yang digalang.
Sekarang masih ada upaya hukum. Tidak perlu dilakukan teror karena upaya ini bagian dari demokrasi," sebutnya. Malah di DPRD Provinsi, dibentuk pansus menyikapi dugaan ijazah palsu," tegas Faisal. Dia juga menyebutkan, akibat banyaknya komentar dari berbagai pihak Andi Nurpati malah merasa terancam. ‘’Dia pernah diteror dan beberapa kali ditelepon, ‘’kata Faisal.
Koordinator FP3B Sumbar, Edo Andrefson berujar, pernyataan sikap yang disampaikannya ke sejumlah media bukan untuk memancing suasana yang tidak kondusif. Bahkan dia mengaku tidak pernah mengeluarkan komentar akan melakukan penggalangan massa. 
Kami dari FP3B mengingatkan agar Andi Nurpati tidak memunculkan suasana yang memicu kondisi tidak kondusif melalui gugatan yang dilakukan pihak MK dan Fauzi, ‘’jelasnya.
Menuurt Edo Andresfson, FP3B hanya memperingati Andi Nurpati selaku konsultan ahli paslon Gubernur Sumbar agar tidak memberikan penafsiran-penafsiran kepada MK-FB dan menciptakan skenario lain karena gugatannya telah kandas.
FP3B Bukannya memancing kegaduhan, kami bertujuan agar kita sama-sama menciptakan suasana kondusif pasca Pilkada Gubernur Sumbar ,’’tegasnya.( yos)

Post a Comment