Ads (728x90)

PADANGPOS.COM. (Taipei).  

Militer Taiwan dikerahkan untuk membantu upaya pencarian dan penyelamatan korban gempa bumi 6,4 Skala Richter. Presiden Taiwan Ma Ying Jeou memerintahkan seluruh upaya dilakukan untuk menyelamatkan korban yang terjebak gedung ambruk.

Seperti dilansir media setempat, Focus Taiwan News Channel, Sabtu (6/2/2016), Markas Komando Militer Taiwan mengirimkan dua helikopter untuk memantau lokasi ambruknya gedung apartemen 17 lantai dari udara. Sedangkan Rumah Sakit Militer Kaohsiung mengerahkan 30 personel medis ke Tainan untuk membantu korban.

Berdasarkan keterangan Kementerian Pertahanan Nasional Taiwan, sekitar 400 personel militer dikerahkan membantu pemulihan bencana. Kepala Staf Jenderal Yen Teh Fa akan bertugas di pusat komando gabungan untuk mengawasi operasi penyelamatan.

REUTERS/Patrick Lin


Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) mencatat gempa bumi ini berpusat di lokasi sejauh 43 kilometer sebelah selatan Tainan. Dilaporkan Biro Prakiraan Cuaca Taiwan, sejumlah gempa susulan melanda Tainan usai gempa 6,4 SR mengguncang pada Sabtu (6/2) dini hari sekitar pukul 03.57 waktu setempat.

Sejauh ini, dilaporkan tiga orang tewas termasuk seorang bayi berusia 10 hari. Presiden Ma memerintahkan penanganan secara total terhadap insiden ini, sesaat sebelum berangkat dari Taipei menuju Tainan.

"Situasi bencana belum terlalu jelas. Kami akan melakukan upaya terbaik dalam mencari dan menyelamatkan korban," ucapnya seperti dilansir Reuters.

REUTERS/Patrick Lin


Hingga pukul 10.30 waktu setempat, Biro Pemadam Kebakaran Kota Tainan melaporkan sebanyak 224 orang berhasil diselamatkan dari gedung-gedung yang roboh.

Secara terpisah, seperti dilaporkan kantor berita Xinhua, Biro Urusan Taiwan di China yang bertanggung jawab atas hubungan Beijing dengan otoritas Taiwan, menyatakan kesediaan membantu jika diperlukan. Otoritas China hingga kini menanggap Taiwan sebagai provinsi yang tidak patuh.

Post a Comment