Ads (728x90)


PADANGPOS.COM (Jakarta),   
 
Gerakan salat subuh berjamaah di kalangan pelajar yang digagas Walikota Padang H.Mahyeldi Ansharullah Dt. Marajo mendapat sambutan positif dari masyarakat. Bukan saja masyarakat Kota Padang tetapi juga dijadikan percontohan oleh masyarakat di luar Sumatera Barat.

Walikota yang juga seorang ustad ini banyak diminta berbagai kalangan untuk memaparkan gerakan tersebut. Mahyeldi didapuk menjadi pembicara pada Malam Bina Iman dan Taqwa (MABIT) yang diadakan oleh Komunitas Pejuang Subuh DKI Jakarta di Masjid Raya Pondok Indah Jakarta Selatan, Sabtu (13/2) malam.

Dalam kesempatan ini Mahyeldi menjelaskan, setiap pergantian tahun baru Islam selalu ada program yg dicanangkan, seperti pesantren Ramadhan, subuh mubarokah, didikan subuh , padang bersih dan salat subuh berhamaah bagi pelajar dan siswa. Bagi siswa yang salat subuh berjamaah 40 kali berturut-turut diberikan reward, mereka pun dijuluki sebagai pejuang subuh.

”Pejuang subuh ini kita beri reward berupa peralatan kebutuhan sekolah mereka. Kedepan Pemko akan berikan reward yang lebih besar lagi," kata Mahyeldi.

Ia berharap, melalui gerakan salat subuh berjamaah di kalangan pelajar ini akan membuat masyarakat Kota Padang lebih religius dan memulai hari dengan ibadah.

”Kita harapkan, saat subuh akan sama ramainya dengan salat Jumat,"imbuhnya.

Komunitas Pejuang Subuh di Jakarta menilai program ini patut dicontoh dan diterapkan di Jakarta dan daerah lainnya.(DU/Ms/Bs/Fs)

Post a Comment