Ads (728x90)

PADANGPOS.COM. (Padang),  

Rumah tak layak huni yang didiami Erdenita (43), beralamat di Banuaran RT 04 RW V, Kelurahan Banuaran Nan XX Kecamatan Lubuak Bagaluang, sekarang telah disulap menjadi rancak dan layak huni.
Siapa sangka, rumah yang ditempati janda beranak empat itu, sebelumnya sangat tak layak huni. Terlihat, lantai dan dinding hanya beralaskan papan, tidak memiliki kamar yang memungkinkan untuk tidur serta beberapa helai atapnya juga bocor.

Namun, semuanya berubah seketika umpama istana baru bagi mereka. Rumah baru telah selesai dibangun dan diresmikan Sabtu (27/2). Dimana pembangunan rumah itu, berkat bantuan dari “Komunitas Facebook Peduli” yang dikoordinatori Ny Harneli Mahyeldi.

Dalam kesempatan itu Harneli mengungkapkan, ia merasa bahagia bisa membantu dengan melakukan bedah rumah bagi ibu Erdenita. Upaya ini terwujud, berkat bantuan melalui dana yang digalang dari beberapa donatur melalui Komunitas Facebook Peduli. 

“Alhamdulillah, berkat adanya bantuan para donatur serta kerja sama semua pihak, rumah bu Erdenita akhirnya bisa terbangun secara baik. Rumah tersebut, rumah ke delapan yang kita bangun melalui Komunitas Facebook Peduli,” ungkap Harneli di sela peresmian bedah rumah tersebut.

Harneli mengatakan, upaya bedah rumah Komunitas Facebook Peduli ini, sejalan dalam rangka membantu Pemko Padang dengan sasaran tidak ada lagi rumah tak layak huni di Padang. 

“Melalui dunia maya atau media sosial, kita menghimpun dana dengan mendatangkan donatur dari teman-teman yang ada di facebook. Alhamdulillah,ternyata cukup banyak teman-teman baik ada di dalam maupun luar Kota Padang yang memberikan bantuan,” imbuh istri Walikota Padang itu.

Adapun tambah Harneli, terkait pembangunan bedah rumah oleh Komunitas Facebook Peduli, rata-rata tiap rumah dengan dana 25 juta yang terkumpul dari para donatur. Namun, tiap rumah yang dibedah juga bisa bertambah berkat bantuan keluarga, masyarakat dan pihak lainnya. 

“Seperti rumah bu Erdenita ini, berkat dana tambahan dari keluarga dan masyarakat, rumah ini dibangun menjadi cukup besar. Pondasinya kuat, dinding tembok telah di cat, atap seng baru dan dua kamar dengan pintu yang bagus. Selesainya pun juga cepat,hanya18 hari,” tukasnya.

Sementara itu, Camat Lubuak Bagaluang, Hendra Mardi menyampaikan terima kasih atas bantuan bedah rumah tak layak huni yang dilakukan Komunitas Facebook Peduli kepada ibu Erdenita. Sebagaimana, untuk rumah tak layak huni di Kecamatan Lubuak Bagaluang, terbilang cukup banyak yang akan diusulkan untuk dilakukan bedah rumah.

“Semoga rumah tak layak huni lainnya yang ada di beberapa kelurahan di Kecamatan Lubuak Bagaluang bisa mendapatkan sentuhan bedah rumah ke depannya,” harap Hendra.

Di samping itu, Asisten III Pemko Padang, Corri Saidan yang juga hadir waktu itu mengatakan selaku mewakili donatur yang memberikan bantuan mengungkapkan selamat kepada penghuni rumah sekeluarga, telah menempati rumah baru.

“Kami berharap, jumlah bantuan mungkin tidak seberapa yang kami berikan, namun rasa kebersamaan dan tolong menolong terhadap sesama itulah yang terutama,” ujar Corri.

Pada waktu bersamaan, Erdenita atau sering disapa Deni menyampaikan terima kasih tak terhingga kepada Komunitas Facebook Peduli serta semua pihak yang telah membantu untuk pembangunan bedah rumahnya. Dia pun tidak terfikir, bagaimana ia akan bisa membangun rumah sebagus yang ia tempati sekarang. Dimana, untuk sehari-hari saja, ia menghidupi kehidupannya beserta 3 orang anaknya sangat susah dengan hanya bekerja menjadi pembantu di rumah orang. 

“Alhamdulillah, kini aia mato salamoko alah tajawek. Kami barampek baranak tingga di rumah ko bara tahun belakangan. Indak ado kamar, salat di ateh kasua se, dan kadang hujan atau paneh taraso bana dek kami,”ungkapnya dengan bahasa Minang. (tf/dv).

Post a Comment