Ads (728x90)

PADANGPOS.COM. (Padang),  

Kecamatan Padang Timur diarahkan menjadi kawasan yang bersih dan hijau melalui perencanaan partisipatif warga dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) untuk tahun 2017.

Sehingga pembenahan drainase dan perbaikan sarana sanitasi lainnya menjadi usulan prioritas dari sepuluh kelurahan di kecamatan tersebut.

Dalam Musrenbang Kecamatan Padang Timur yang dibuka Sekretaris Daerah Kota Padang Nasir Ahmad di STIKES Ranah Minang, Selasa (23/2), disebutkan pembaikan riol-riol di pemukiman warga serta drainase di sepanjang jalan umum sudah termasuk prioritas pembangunan yang dikerjakan pada 2016.

Untuk memaksimalkannya, kelurahan-kelurahan kembali mengusulkan untuk kegiatan 2017. Sebab, merupakan hasil rembuk warga guna mewujudkan Padang Timur yang bersih dan hijau sebagaimana visi yang diusung kecamatan tersebut.

"Pemerintah Kota Padang akan memberikan dukungan terhadap usulan-usulan pembangunan yang berdasarkan kebutuhan. Hasil selanjutnya tentu akan dibahas lagi di Musrenbang tingkat Kota Padang sehingga masuk pada KUA-PPAS APBD 2017," kata Sekda Nasir Ahmad.

Pada Musrenbang yang diikuti oleh anggota DPRD Dapil IV Padang Timur ini, Sekda menyebutkan, setiap usulan pembangunan di itngkat kelurahan dan kecamatan mengacu pada program unggulan dan program prioritas Kota Padang. Sehingga nantinya berjalan sinkron dan sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

"Bila usulan pembangunan yang bersifat partisipatif dalam musrenbang sejalan dengan program prioritas Kota Padang akan menjadi skala prioritas untuk dianggarkan APBN setelah melalui persetujuan DPRD," jelas nasir Ahmad.

Sekda menambahkan, seiring dengan pemanfaatan IT di Pemko Padang, hasil-hasil Musrenbang akan didokumentasikan dalam e-planing sehingga dapat diakses oleh masyarakat. "Semua hasil musrenbang akan dientri ke sistem sehingga dapat diakses siapa saja," tukuknya.

Para anggota dewan dapil setempat yang hadir yaitu, Wakil Ketua DPRD Muhidi, Helmi Moesim, Amrizal Hadi dan Rafli. Hadir juga Muspika Padang Timur, Ketua DPC LPM dan sejumlah tokoh masyarakat serta para lurah.

Sementara itu, Camat Padang Timur, Ances Kurniawan mengungkapkan, usulan pembangunan dari hasil rembuk warga sebagian besar berupa yang berupa pembangunan fisik yaitu pembenahan saluran-saluran air yang rawan terjadinya banjir di lingkungan pemukiman, betonisasi, rehab jembatan, pembuatan jalan baru.

Sedangkan kegiatan non fisik yang diusulkan, pelatihan usaha persampahan, pelatihan kerajinan, dan pembinaan tilawah dan tafsir Quran.

"Usulan-usulan hasil musenbang kelurahan tersebut kita bahas lagi dalam musrenbang di tingkat kecamatan agar nantinya bisa jadi prioritas di tingkat musrenbang di tingat kota dan direalisasikan dalam kegiatan 2017," kata Ances.

Camat Ances meminta dukungan seluruh masyarakat dan minta para lurah melelpaskan ego sektoral. "Dalam musrenbang tingkat kecamatan ini kita lepaskan ego sektoral, dan lebih mengutamakan kepentingan bersama untuk pembangunan Kecamatan Padang Timur sehingga visi misi mewujudkan Padang Timur yang bersih dan hijau dapat diwujudkan,"imbuhnya.

Camat Padang Timur juga mengadakan penilaian terhadap pelaksanaan Musrenbang Kelurahan, Bagi kelurahan yang terbaik dalam pelaksanaannya diberikan hadiah. Kelurahan Kubu Dalam Parak Karakah dinilai sebagai yang terbaik pelaksanaan musrenbang, disusul Sawahan. (tf/du)

Post a Comment