Ads (728x90)

PADANGPOS.COM. (Padang),

Dalam penyusunan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Kota Padang tahun 2017 mendatang, diperlukan keterlibatan tiga pilar pembangunan yaitunya, pemerintahan eksekutif dan legislatif, masyarakat dan kalangan swasta.

Atas dasar itu, maka perlu dilaksanakan Musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang), yang secara berjenjang dimulai dari tingkat kelurahan, kecamatan dan kota.

Demikian, disampaikan Walikota Padang diwakili Staf Ahli Bidang Pembangunan, Hermen Peri sewaktu membuka Musrenbang tingkat Kecamatan Lubuk kilangan, di Gedung Serba Guna PT Semen Padang, Rabu (24/2).

Dalam kesempatan itu, hadir Anggota DPRD Padang, Surya Jufri Bitel dan Nila Kartika, unsur Muspika, lurah se kecamatan, DPC LPM kecamatan dan seluruh stake holder kecamatan setempat.

Hermen Peri mengatakan, Musrenbang ini diharapkan menghasilkan penajaman, penyelarasan, klarifikasi dan kesepakatan terkait usulan rencana kegiatan pembangunan di 2017 mendatang. Sehingga, akan mampu mengatasi berbagai permasalahan yang berhubungan dengan pembangunan, dalam rangka menjawab kebutuhan skala prioritas di tengah-tengah masyarakat.

“Semoga Musrenbang ini berjalan dengan lancar, sehingga menghasilkan kesepakatan secara prioritas untuk kegiatan pembangunan khususnya di Kecamatan Lubuk Kilangan ini. Dari berbagai usulan yang diajukan masing-masing kelurahan, diantaranya seperti pembangunan akses jalan, transportasi dan berbagai bidang terkait kesejahteraan masyarakat. Dimana prioritas pembangunan pada 2017 mendatang, tetap diarahkan kepada penuntasan 10 program prioritas pembangunan daerah,”sebutnya.

Sementara itu, Anggota DPRD Padang, Surya Jufri Bitel juga menuturkan, untuk Kecamatan Lubuk kilangan masih banyak membutuhkan pembangunan infrastruktur. Seperti masih terdapatnya jalan yang belum di aspal atau betonisasi di beberapa kawasan.

“Kita lihat jalan di Kelurahan Baringin Tarantang, yang menguhubungkan antara Bandar Buat dengan Koto Lalang dan Tarantang, cukup memprihatinkan karena masih banyak yang belum tersentuh pengaspalan atau betonisasi. Jika akses jalan ini dibuka, tentu akan membawa pengembangan kesejahteraan bagi masyarakat setempat nantinya,” beber wakil rakyat yang sapaan akrabnya Bitel ini.

Bitel menambahkan, selain itu, juga ada lagi usulan pembangunan jalan yang menghubungkan dari Indarung ke Batu Gadang yang melewati SMAN 14. Memang telah ada dibangun jalan oleh PT Semen Padang ke industrinya, namun masyarakat setempat tidak bisa melewati jalan tersebut.

"Untuk itu, kita juga berharap PT Semen Padang turut membantu dalam membuka akses jalan yang menghubungkan kawasan Batu Gadang dengan Indarung ini. Sekarang memang ada jembatan gantung, namun tidak layak lagi, semoga ini menjadi prioritas oleh pemko,” imbuhnya.

Setelah itu, Camat Lubuk Kilangan, Yalmasril mengatakan, dalam Musrenbang ini akan mengutamakan usulan pembangunan terkait skala prioritas sesuai kebutuhan masyarakat yang dihasilkan dari Musrenbang tingkat kelurahan.

“Sehingga dalam Musrenbang tingkat kecamatan ini, kita sama-sama menyepakati mana saja yang menjadi skala prioritas sesuai dengan aturan dan ketentuan yang berlaku. Sebagaimana di Lubuk KIlangan ini, memprioritaskan pembangunan jalan atau betonisasi di beberapa kawasan, pembenahan drainase dan pembuatan jalur-jalur penghubung,” sebut Yalmasril. (tf/dv).


Post a Comment