Ads (728x90)


PADANGPOS.COM. (Padang),   
 
Mulai 2016 ini, PDAM Kota Padang menyerahkan pengelolaan zakat karyawannya ke Badan Amil Zakat Nasional (Baznas). Penyerahan tersebut ditandai dengan penandatanganan kesepahaman antara kedua pihak disaksikan Walikota Padang H. Mahyeldi Ansharullah Datuk Marajo di halaman kantor PDAM, Jumat (18/2).

Selain menyerahkan pengelolaan zakat, PDAM juga menyerahkan satu unit mobil ambulans yang akan dikelola Baznas. Pihak Baznas sendiri memberikan bantuan bedah rumah senilai Rp10 juta bagi karyawan intake PDAM yang tinggal di rumah tidak layak huni.

Menurut Walikota Mahyeldi, keberadaan PDAM sebagai pengelola sumber daya air diharapkan dirasakan masyarakat. Terutama warga di sekitar sumber air harus lebih diperhatikan. Mereka harus mendapatkan manfaat dengan memperhatikan kehidupan mereka. "Masyarakat yang rumahnya tidak layak di sekitar intake, harus mendapat prioritas untuk diberikan bantuan," kata Wako.

Dikatakan, sinergi antara PDAM, Baznas dan Pemko Padang dalam memberikan perhatian kepada masyarakat merupakan suatu yang memang diharapkan. "Dengan demikian masyarakat merasakan keberadaan pemerintah dan lembaga-lembaga lainnya," ujar Mahyeldi.

Direktur Utama PDAM Kota Padang Muswendri Evytes menyebut, penyerahan pengelolaan zakat dan pengadaan mobil ambulans merupakan wujud kepedulian dari seluruh karyawan PDAM. "Potensi zakat PDAM sebesar Rp33 juta setahun yang sebelumnya disalurkan secara mandiri langsung kepada mustahik, namun saat ini diserahkan pengelolaannya ke Baznas," sebutnya.

Muswendri menambahkan, ke depan disamping meningkatkan kepeduliaan, PDAM juga terus meningkatkan pelayanan dengan pengembangan jaringan. "Kepedulian terhadap warga terus kita tingkatkan seiring memberikan pelayanan yang lebih baik," tukasnya.(tf/du).

Post a Comment