Ads (728x90)



PADANGPOS.COM. (Padang),   
Tingginya curah hujan akhir-akhir ini mengakibatkan terjadi bencana. Di Sumatera Barat, sejumlah daerah dilanda bencana banjir dan longsor. Empat daerah diantaranya ikut dihondoh banjir bandang dan longsor.
Empat daerah itu yakni Solok Selatan, Solok, Limapuluh Kota serta Dharmasraya. Bencana tersebut mengundang seluruh daerah untuk berempati. Termasuk Kota Padang.
Kepedulian Kota Padang dengan musibah banjir ditunjukkan dengan mengirim bantuan ke daerah tersebut. Pemerintah Kota Padang melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menerjunkan personil untuk membantu korban yang terdampak banjir dan longsor.
"Setelah kami berkoordinasi dengan BNPB, pagi ini kami menurunkan sepuluh personil ke lokasi," kata Kepala BPBD Kota Padang, Dedi Henidal, Selasa (9/2).
Dikatakan Dedi, sebenarnya BPBD Kota Padang ingin menerjunkan kendaraan beserta personil. Namun karena sulitnya akses ke lokasi membuat BPBD Kota Padang mengurungkan niat.
Dedi menyebut, seluruh personil difokuskan ke lokasi banjir paling parah. Personil diturunkan ke Limapuluh Kota.
"Limapuluh Kota daerah banjir terparah. Sekitar 2.000 rumah terendam banjir hampir setinggi atap rumah," sebut Dedi.
Personil yang diturunkan ke lokasi banjir ditugaskan untuk membantu korban. Setelah menerjunkan personil ini, Dedi mengatakan akan dilanjutkan dengan mengirim tim medis, termasuk ke daerah lokasi banjir lainnya.
Padang Mesti Siaga.
Curah hujan yang tinggi juga terjadi di Padang. Karena itu Dedi Henidal juga mengimbau kepada seluruh warga Padang untuk waspada terhadap bencana banjir yang mengintai. Daerah yang berpotensi terjadi bencana yakni Bungus, Kuranji, Pauh dan Padang Selatan.
"Tingkat kerawanan di daerah itu cukup tinggi," sebutnya.
Dedi mengatakan saat ini Komunitas Siaga Bencana (KSB) di Kota Padang diharapkan untuk tetap siaga. Saat ini 2.000 KSB tercatat di BPBD Kota Padang.
"Kita harapkan, jika terjadi bencana agar KSB bergerak cepat," pungkas Dedi.(tf/ch).

Post a Comment