Ads (728x90)

BIJAK ONLINE (Padang)-Sebagai Dewan Pertimbangan Serikat Tani Islam Indonesia (STII) Sumatera Barat, Drs Salmat K Memet MM akan mengajak pata petani untuk membiasakan membaca Basmallah sebelum bercocok tanam dan membayarkan zakat setelah panen, jika hasil panennya mencukupi satu nisab.

"Selama ini, kalau menurut saya, ada kesan para petani lupa membaca Basmallah dan melupakan pula kewajiban berzakat yang cukup satu nisak atau lebih untuk membayar zakat," kata Kakanwil Kemenag Sumbar, Drs Salman K Memet ketika memberikan kata sambutan dalam acara perkenalan sesama Pengurus Wilayah STII Sumbar, diruangan kerjanya, Sabtu, 6 Februari 2016.

Menurut Salman K Memet, setiap pekerjaan termasuk bercocok tanam, jika membaca Basmallah, akan mendapat berkah dan rezeki yang berlimpah. "Tapi begitu diberikan oleh Allah rezeki yang berlimpah dari bertani, tapi para petani lupa membayar zakat," kata alumni Fakultas Dakwah  IAIN Imam Bonjol Padang ini.

Kemudian, kata Salman K Memet, dirinya sangat berterima kasih bisa bergabung dengan pengurus lainnya di STII Sumbar. "Sebagai kakanwil kemenag, apa yang bisa saya bantu, akan saya lakukan untuk kemajuan STII Sumbar dan para petani, khususnya petani Sumatera Barat," tambah putra Kabupaten Tanah Datar ini. 

Khusus kepada Pengurus Wilayah STII Sumbar, kata Memet, agar menjalin kerjasama yang baik, serta meningkatkan ukhwah Islamiyah dengan niat mensejahterkan petani dengan mengharapkan redha Allah. "Saya yakin, dengan memeliara kebersamaan, kita bisa mensejahterkan petani," tambah pejabat yang selalu berpenampilan rapi ini. (PRB)

Post a Comment