Ads (728x90)

PADANGPOS.COM. (Padang),  

Ada yang menarik dalam seminar nasional kepariwisataan yang digelar di Hotel Grand Inna Muara, Sabtu (6/2) kemarin. Selain menghadirkan tiga kepala daerah hebat, acara ini juga dipandu moderator yang pengalaman dalam membawakan kegiatan kepariwisataan. 

Moderator seminar tersebut, Sari Lenggogeni, mengaku cukup antusias membawakan acara. Sari juga mengaku kagum terhadap inovasi dan kreatif yang telah dilakukan ketiga kepala daerah.

"Ketiganya punya inovasi masing-masing," ungkap wanita bergelar doktor lulusan Australia ini, kemarin.

Menurut Sari, kegiatan seminar dengan narasumber Walikota Padang H. Mahyeldi Dt Marajo, Walikota Bandung Ridwan Kamil dan Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas ini merupakan best practise yang bisa diadopsi oleh daerah lain dalam meningkatkan destination competitiveness.

"Setiap daerah (Padang, Banyuwangi, Bandung) memiliki unique selling proposition serta karakter yang kuat untuk setiap destinasinya," ungkap Sari.

Menurutnya, hal yang sangat menarik adalah leadership style masing-masing kepala daerah dalam mengintegrasikan stakeholders pariwisata. Termasuk bagaimana cara mengubah mindset "customer internal" yang mencakup SKPD dan masyarakat, sebelum "menjual" destinasi pada "customer external", yaitu wisman dan wisnus yang tersegmentasi.

"Berfikir 'out of the box' serta fleksibilitas dan kemandirian, saya fikir itu kunci dari inovasi dari masing-masing destinasi tersebut," ujar Sari menganalisa.

Sari berekspektasi besar terhadap seminar tersebut. Menurutnya forum seminar tersebut mampu memberikan inspirasi, inovasi dan daya saing di industri pariwisata pada peserta yang mayoritas terdiri dari stakeholders pariwisata di lingkup Sumatera.

"Melalui 'transfer of knowlegde' dari cerita sukses ketiga kepala daerah tersebut menjadi inspirasi bagi seluruh peserta. Semoga ada keberlanjutan dari apa yang telah didapat pada seminar tersebut," harapnya.(Charlie)

Post a Comment