Ads (728x90)

PADANGPOS.COM. (Padang),  

Sering terjadinya pohon tumbang di Kota Padang dikarenakan berbagai hal. Salah satunya yakni rapuhnya pohon akibat adanya aktifitas pembakaran sampah tepat di bawah pohon tersebut. Karena itu, Jumat (12/2) pagi, Walikota Padang, H. Mahyeldi Dt Marajo memantau dan mengecek langsung kondisi pohon pelindung di Kota Padang.

Pagi itu sekira pukul 6.30 WIB, Walikota Padang bersama Kabag Humas dan Protokol, Mursalim, melihat langsung kondisi pohon di jalan Khatib Sulaiman. Persisnya di depan rumahmakan “Cik Elok”. Walikota mendapati pangkal pohon mahoni yang tumbuh di pinggir jalan tersebut sudah berlubang besar karena dijadikan tempat membakar dan membuang sampah.

Saat peninjauan itu, Walikota Padang mendapati seorang warga yang sedang membersihkan kedainya. Walikota kemudian menanyai ya, "Sepertinya ada yang membakar sampah di sini,” tanya Walikota sambil menunjuk ke pangkal pohon yang berlubang.

“Tidak tahu saya Pak, saya hanya membuang sampah di sini,” ujar warga itu sambil berlalu pergi.
Walikota Padang kemudian membersihkan sampah yang terdapat di bawah pohon tersebut. Sampah dimasukkan ke dalam karung. Dibantu ajudan Walikota, Jelli Chaniago, sampah-sampah di bawah pohon itu akhirnya dibersihkan.

Walikota sangat menyayangkan sikap warga yang seenaknya membuang sampah di bawah pohon pelindung dan kemudian membakarnya. Walikota mengimbau kepada warga untuk menjaga pohon pelindung dan tidak membakar sampah di bawahnya.

"Penyebab terjadinya pohon tumbang pada saat angin kencang karena kita yang tidak menjaga pohon tersebut. Malah sampah kita bakar di pangkalnya," kata Mahyeldi.

Lebih lanjut, kata wako, "Pembakaran di pangkal pohon mengalibatkan batang pohon mudah patah dan beresiko tumbang. Bila hal ini terjadi, tentunya akan merugikan masyarakat. Oleh karena itu jangan membakar sampah di pangkal pohon," himbau wako.

Seperti yang terjadi pada Rabu (10/2) lalu, sebuah pohon tumbang akibat angin kencang di jalan Bundo Kanduang. Saat ditinjau Walikota Padang, terlihat pohon tersebut tumbang karena pangkalnya sudah lapuk akibat adanya aktifitas pembakaran sampah.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD-PK) Kota Padang, Dedi Henidal menyebut, pada tahun 2016 ini sudah berkali-kali terjadi bencana pohon tumbang. Bila dirinci, hampir setiap hari pohon tumbang akibat angin kencang.

“Sekitar 84 pohon tumbang pada tahun 2016 ini dan 50 persen diantaranya karena ada pembakaran di pohon tersebut,” ujarnya.(tf/ch/mn).

Post a Comment