Ads (728x90)


PADANGPOS.COM. (Padang),  
 
 Kawasan Wisata Terpadu (KWT) Gunung Padang merupakan destinasi wisata unggulan yang kini dirancang Pemerintah Kota Padang. Sejumlah kawasan dibenahi, seperti Pantai Padang, Muaro, Gunung Padang, kota lama dan Pantai Air Manis.

Untuk membenahi KWT itu, Pemko Padang tak ingin masyarakat yang selama ini mencari penghidupan di objek wisata itu tersingkirkan. Namun Walikota Padang justru ingin masyarakat yang ada di sana terkena dampak positif dari pembenahan tersebut.

"Dalam membenahi kawasan itu harus memberikan dampak ke masyarakat sekitar, tak boleh disingkirkan," kata H. Mahyeldi Dt Marajo saat diwawancarai, Minggu (7/2).

Seperti pembenahan Pantai Padang, pedagang kaki lima yang berjualan difasilitasi Pemko Padang dengan menyediakan gerobak yang representatif. Sekitar 1000 gerobak disiapkan.

Bahkan justru kini, agar kebersihan pantai terjaga, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata melibatkan masyarakat sekitar.

"Mereka diberi insentif dan menjadi tambahan pendapatan bagi mereka," ungkap Walikota.

Pedagang lain yang telah menempati Lapau Panjang Cimpago (LPC) justru telah lebih dahulu mendapat perhatian Pemko Padang. Pedagang di sini dibekali dengan pelatihan-pelatihan, sehingga dagangan yang mereka jual lebih variatif lagi.

Diakui Walikota, keberhasilan pembenahan Pantai Padang sebenarnya diluar perkiraannya. Namun setelah disampaikan kepada warga tentang maksud dan tujuan pembenahan tersebut, akhirnya warga mau membongkar sendiri bangunannya.

"Ini membuktikan warga Padang itu baik-baik semua dan suka dengan pembangunan," ujar Mahyeldi.

Walikota berharap, masyarakat Kota Padang tetap mendukung upaya pembangunan yang dilakukan Pemko Padang. Sebab, pembangunan akan dapat berjalan cepat jika didukung seluruh masyarakat.

"Mohon dukungan, baik dalam bentuk kritik, solusi maupun ide," tukas Walikota.(Charlie / Yurizal / Mursalim)

Post a Comment