Ads (728x90)

PADANGPOS.COM. (Padang),   

Dunia semakin 'wale'. Pernikahan sejenis nyaris terjadi di Kota Padang.
Rencana pernikahan sejenis antara Annisa N (26) dengan MMP (26) warga Padang, beberapa waktu lalu sempat membuat geger Sumatera Barat bahkan mungkin Nasional.

Hal itu menuai kecaman dari banyak pihak dan kalangan. Umumnya masyarakat Minangkabau menolak dan menentang keras perilaku tersebut.

Walikota Padang, H. Mahyeldi Dt Marajo pun angkat bicara menanggapi kasus yang belum pernah terjadi di daerahnya. Walikota yang dikenal sangat agamais ini sangat mengecam pernikahan sejenis. Beruntung kasus pernikahan sejenis ini belum sempat terjadi.

Mahyeldi sangat terkejut dan mengecam kasus ini.

"Pernikahan sejenis sudah di luar batas," ungkap Mahyeldi, Jumat (12/2).
Walikota mengatakan pernikahan sejenis melanggar norma agama dan budaya. Sikap tersebut dianggap sudah tidak manuasiawi.

"Saya rasa hewan sesama jenis saja tidak akan mau melakukan itu. Perilaku ini sangat menyimpang dari manusia dan ajaran agama," tukasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, pernikahan sesama jenis hampir dilangsungkan di Kota Padang. Dua pasangan wanita tersebut berhasil mengelabui KUA Padang Timur dan KUA Pauh yang menjadi tempat daerah asal keduanya.

Setelah ditelisik, akhirnya diketahui bahwa Annisa telah mengubah identitasnya menjadi seorang pria berinisial DMDI (26 Tahun) dengan maksud untuk mengelabui KUA di tempat tinggalnya.

Data di KUA Padang Timur dan Pauh sudah sesuai dengan prosedur. Keduanya telah mendapat surat pengantar nikah dari kelurahan setempat. Keduanya pun telah menjadwalkan kepada pihak KUA untuk menikah pada tanggal 14 Februari yaitu tepat pada hari Valentine.

Kabarnya dalam undangan pernikahan tersebut tertulis bahwa pernikahan akan dilangsungkan di Kompleks Rindang Alam, Pauh dan tidak ada satu pun warga yang diundang karena memang sengaja agar tidak ketahuan.(tf/ch).

Post a Comment