Ads (728x90)

PADANGPOS.COM. (Padang),   

Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Padang akan melakukan Sensus Ekonomi. Sesuai tahapannya, sensus ini akan dilakukan Mei nanti. Walikota Padang mengimbau seluruh warganya untuk menyukseskan pelaksanaan sensus tersebut. 

“Padang memberikan dukungan dan suport maksimal bagi terlaksananya Sensus Ekonomi. Kita harapkan seluruh warga masyarakat Kota Padang untuk turut menyukseskan sensus ini,” kata Walikota Padang usai menerima Kepala BPS Kota Padang bersama rombongan di ruang kerjanya, Senin (15/2).

Sensus Ekonomi yang dilakukan BPS Kota Padang bertujuan untuk mengumpulkan dan menyajikan data dasar seluruh kegiatan ekonomi, kecuali sektor pertanian, sebagai landasan bagi penyusunan kebijakan, perencanaan, dan evaluasi pembangunan.

Sensus Ekonomi memberikan gambaran lengkap tentang level dan struktur ekonomi, memperoleh informasi dasar yang mencakup semua sektor ekonomi, mengetahui daya saing bisnis di Indonesia, serta karakteristik usaha di Indonesia.

“Dalam sensus ini cukup banyak yang bisa kita kapitalisasi dan optimalkan,” kata Walikota.

Bagi Pemerintah Kota Padang sendiri, melalui Sensus Ekonomi akan tergambar kemajuan dan perkembangan Kota Padang. Walikota menyebut, lewat Sensus Ekonomi akan dapat terbaca frame pertumbuhan ekonomi serta trend masyarakat dalam berusaha pada sepuluh tahun terakhir.

Termasuk melihat persentase masyarakat dalam berkontribusi kepada kota, dalam bidang dan usaha apa. Sekaligus persentase penduduk di luar Kota Padang yang beraktifitas ekonomi di Padang.

“Kepada kelompok pengusaha di Padang dan lainnya, kita perlu sukseskan dan maksimalkan ini,” imbau Mahyeldi.

Guna memaksimalkan sensus ini, Walikota mengharapkan terjalin sinergi antara Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Pemko Padang dengan pelaku ekonomi. Seperti Dinas Pasar yang bersinergi dengan pedagang, begitu juga di sektor lainnya.

“Menjelang Mei akan dapat saling bersinergi sehingga dapat memaksimalkan ekonomi,” tukas Mahyeldi.
Kepala BPS Kota Padang, Rizal, menyebut dalam pelaksanaan sensus ini BPS Kota Padang telah merekrut petugas sensus sebanyak 1.532 orang yang akan dilatih pada Maret dan April ini. Mereka akan melakukan pencacahan dan pengawasan listing sensus pada 1 Mei mendatang.

“Mereka sedang dievaluasi dan rencanakan bertugas awal Mei nanti,” katanya.

Rizal menargetkan semua usaha dan pelaku ekonomi akan dapat tersensus dengan baik. Dalam sensus ini, Padang terbilang berbeda dengan kabupaten / kota lainnya di Sumatera Barat.

“Beda Padang dengan daerah lain dalam hal metodologi. Di Padang akan disensus seluruhnya, baik itu bangunan tempat tinggal dan lainnya. Sedangkan di kabupaten / kota lain ada sampel yang tak dicover dalam sensus ini,” ungkap Rizal.

Sensus Ekonomi dilaksanakan sepuluh tahun sekali. Sensus kali ini merupakan sensus yang keempat dimana sebelumnya dilakukan pada tahun 1986, 1996 dan 2006.

“Manfaat Sensus Ekonomi ini akan dibutuhkan pelaku usaha, pemerintah, kementerian lembaga, pemda, peneliti dan akademisi, serta masyarakat,” tambah Rizal.

Bagi pelaku usaha, manfaat Sensus Ekonomi yakni untuk mengetahui posisi dan peluang usaha serta daya saing usaha. Sedangkan bagi pemerintah, Sensus Ekonomi akan menjadi landasan perencanaan dan pengambilan kebijakan serta evaluasi kegiatan.

Rizal berharap seluruh masyarakat Kota Padang agar bekerjasama dengan baik dalam Sensus Ekonomi ini. Masyarakat diharapkan menjawab setiap pertanyaan yang diajukan petugas sensus dengan baik dan jujur.
“Seluruh responden tidak dipungut biaya atau gratis,” katanya.

Berdasarkan jadwal listing Sensus Ekonomi dari BPS Kota Padang, pencacahan dilakukan pada Mei nanti. Setelah itu dilakukan pengolahan SE2016-RBL di kabupaten / kota pada Mei hingga Juni 2016. Tabulasi hasil SE2016-RBL dilaksanakan Juli 2016. Sedangkan Berita Resmi Statistik (BRS) hasil listing SE2016 dapat diketahui 4 Januari 2017.(tf/ch/fs/mn).

Post a Comment