Ads (728x90)

PADANGPOS.COM. (Padang),  
Sebanyak 150 siswa dari 30 Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) di Kota Padang mengikuti Jambore BNK 2016 di Arena Outbound Dinas Pertanian Sungai Lareh, Sabtu (12/3). Para siswa ini dibekali pengetahuan tentang pencegahan dan bahaya penyalahgunaan narkoba. narasumber yang dihadirkan Badan Narkotika Kota Padang (BNK Padang).
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Wakil Walikota Emzalmi yang juga Ketua BNK Padang diwakili Staf Ahli Bidang Hukum, Zabendri.
Ia mengatakan, sudah banyak pecandu narkoba yang melibatkan pelajar dan anak usia dini. Tak terkecuali di Kota Padang. Ancaman sangat serius ini perlu pencegahan sedini mungkin agar generasi bangsa tidak terjerumus ke dalam pengaruh narkoba.
"Sebelum berjatuhan korban, bahaya narkoba ini harus cepat dilakukan pencegahannya. Salah satu upaya yang dilakukan, memberikan pemahaman kepada generasi muda tentang bahaya narkoba. Melalui kegiatan yang menyenangan seperti jambore ini adalah suatu upaya yang tepat," ujarnya.
Menurutnya, narkoba tak hanya membuat orang ketergantungan dan merusak fisik dan mental bagi pemakainya, tetapi lebih parah lagi penyalahgunaan barang terlarang tersebut merusak keluarga, masyarakat dan masa depan bangsa. Sehingga bangsa Indonesia ke depan menjadi bangsa yang lemah karena generasinya telah dipengaruhi narkoba atau lazim juga disebut nafza itu.
"Masalah lebih gawat lagi, bila pengguna narkoba melalui jarum suntik bergantian, sangat beresiko tertular dan menularkan HIV/AIDS," kata Zabendri.
Melalui sosialisasi dan kampanye anti narkoba yang gencar dilakukan, menurut Staf Ahli Bidang Hukum ini lagi, merupakan salah satu upaya mencegah maraknya penyalahguanaan narkoba. Disamping pemerintah terus melakukan pengawasan, pengendalian dan mendorong peran serta masyarakat yang berhubungan dengan pengawasan, pencegahan dan pemberantasan serta peredaran gelap narkoba di Kota Padang.
"Dengan menghadirkan generasi muda sebagai peserta jambore BNK ini diharapkan pencegahan dan penanggulangan penyalahgunaan narkoba diharapkan lebih efektif dan maksimal memberikan pemahaman di langan pemuda," tukuknya.
Selaku pelaksana, Sekretaris BNK Padang Eri Sendjaya menjelaskan, kegiatan Jambore BNK Padang dilaksanakan dalam bentuk perkemahan yang berlangsung selama tiga hari (Jumat, 3/12 s/d Minggu, 13/3). Rangkaian kegiatan diisi dengan ceramah, diskusi dan penyampaian materi oleh narasumber.
"Nara sumber yang dihadirkan yaitu dari tokoh agama, LSM pemerhati narkoba, Rumah Sakit Umum Daerah, Badan Narkoba Nasional Provinsi Sumbar dan Satuan Reserse Narkoba Polresta Padang serta TNI," jelas pria yang juga Kepala Kantor Kesbangpol Kota Padang itu.
Adapun materi yang disampaikan para narasumber berkaitan dengan dampak yang ditimbulkan narkoba meliputi berbagai aspek. Baik dari aspek mental, aspek pertahanan dan keamanan nasional, aspek sosial, agama dan budaya serta medis.
"Para peserta juga akan mengikuti outbond guna memberikan kecakapan kepada mereka dalam metode kerjasama, pengambilan keputusan, motivasi serta pemecahan masalah," tutupnya.(du/yz/tf)

Post a Comment