Ads (728x90)

PADANGPOS.COM. (Padang),  
Mewujudkan generasi muda yang anti terhadap penyalahgunaan narkoba serta terhindar dari bahaya HIV/AIDs, kali ini Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Padang bekerja sama dengan Badan Narkotika Kota (BNK) Padang, menggelar penyuluhan dan pembinaan terkait hal itu.
Wakil Walikota Padang, H. Emzalmi yang juga Ketua Badan Narkotika Kota (BNK) Padang sewaktu membuka kegiatan itu menyebutkan, pada 2017 BNK Padang telah memprogramkan beberapa langkah dalam upaya mengatasi dan menanggulangi pencegahan narkoba di Padang.
Diantaranya berupa, melakukan sosialisasi, pembinaan serta penindakkan-penindakkan yang bekerja sama dengan pihak termasuk kepolisian.
“Hari ini berbagai organisasi kepemudaan dan generasi muda yang ada di 11 kecamatan di Kota Padang mengikuti penyuluhan dan pembinaan tentang bahaya narkoba ataupun HIV/AIDs. Tujuannya tentu, agar mereka mendapatkan pembekalan, informasi dan pengenalan terkait bahaya dari penyalahgunaan narkoba serta termasuk ancaman virus HIV/AIDs,” terang Emzalmi setelah membuka kegiatan yang dilangsungkan di Gedung Diklat Pemberdayaan Perempuan Sumbar, Rabu (23/3) itu.
Emzalmi menjelaskan, narkoba saat ini begitu membahayakan. Untuk itu sebagai antisipasinya, perlu diperbanyak diadakan kegiatan-kegiatan positif yang diikuti para pemuda dan remaja khususnya di lingkungan sekolah. Sehingga diharapkan, dapat terbentengi dan tidak mudah terpengaruh dari upaya orang yang tidak bertanggung jawab dalam melakukan pengedaran narkoba.
“Usia rentan yang harus kita antisipasi dalam penyalahgunaan narkoba ini yaitu dimulai dari kalangan anak-anak dari usia 14 hingga 24 tahun. Ini sangat mengkhawatirkan kita, karena mengancam generasi muda sebagai penerus kepemimpinan bangsa ini. Oleh karenanya, BNK Padang konsisten dan berupaya keras dengan melibatkan semua unsur. Semoga narkoba ataupun virus HIV/AIDs akan terus kita tekan," tukas Emzalmi didampingi Sekretarisnya di BNK Padang, Eri Sanjaya.
Panitia Pelaksana, Syafwan Kepala Bidang (Kabid) di Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Padang menyebutkan, kegiatan penyuluhan dan pembinaan terhadap bahaya narkoba dan HIV/AIDs ini dilaksanakan selama dua hari, dari Rabu hingga Kamis (23-24/3).
Pesertanya terdiri dari dua angkatan. Angkatan pertama berjumlah 100 orang berasal dari kelompok organisasi kepemudaan perwakilan KNPI di 11 kecamatan dan organisasi kepemudaan di tingkat kota. Sementara angkatan kedua dari perwakilan pelajar SLTA se Kota Padang berjumlah 100 orang.
“Adapun selaku nara sumber mendatangkan dari Badan Narkoba Kota Padang, Badan Narkoba Sumbar, Polda Sumbar, Organisasi Kemasyarakatan atau Forum Peduli HIV/AIDs Sumbar dan Pemko Padang. Kita berharap, semoga kegiatan penyuluhan dan pembinaan ini akan tepat sasaran dan maksimal,” terang mantan Camat Lubuk Kilangan tersebut. (tf/dv)

Post a Comment