Ads (728x90)

PADANGPOS.COM. (Padang),  
Banyak yang beranggapan, bila sesuatu telah menjadi sampah, tidak akan bisa diolah lagi. Anggapan ini justru tidak berlaku di Kota Busan, Korea Selatan. Di negara tersebut, sampah bisa diolah kembali dan justru bermanfaat oleh warga setempat.
“Di sana, sampah mampu menjadi energy listrik,” kata Walikota Padang, H. Mahyeldi Dt Marajo usai mengunjungi negara tersebut, kemarin.
Dikatakan Walikota, pemerintah kota Busan memang serius dalam menjadikan sampah sebagai energy listrik. Bahkan menjadi sebuah keharusan bagi mereka. Sampah warga sebanyak 400 ton sehari dikumpulkan di suatu tempat untuk kemudian diolah sehingga akhirnya mampu menghasilkan energi listrik sebesar 800 Mw.
“Mereka sudah memilah sampah dari sumber sampah (warga). Sampah yang telah dipilah itu baru dimasukkan ke dalam tempat sampah,” ujar Walikota.
Bila Kota Padang ingin energy listrik terjamin seperti Busan, warga Kota Padang mesti penuh kesadaran dalam melakukan pemilahan sampah. Sampah yang dibawa ke TPS tidak lagi bercampur.
“Kalau memang ingin jalankan seperti itu, sampah harus dipilah di rumahtangga dan kemudian di TPS. Pemilahan sampah di sumber sampah harus dilakukan. Kalau sampah masih bercampur antara sampah restoran dengan sampah lainnya tentu tidak akan bisa berjalan,” kata Mahyeldi.
Walikota menyebut, dalam mewujudkan hal tersebut seluruh warga harus benar-benar serius. Sebab, keseriusan yang dilakukan pemerintah kota Busan bersama warganya dapat terbukti hingga saat ini. Dimana ketersediaan tenaga listrik di negara tersebut dapat terjamin.
Dalam memenuhi undangan dari Walikota Busan, Korea Selatan itu, Walikota Padang bertemu langsung dengan Walikota Busan, Hur Nam Sik. Rombongan Walikota Padang bersama Asisten III Corri Saidan, Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan, Afrizal Khaidir dan Kabag Hukum Setdako, Syuhandra dijamu hangat. Pada kesempatan itu juga dilakukan saling tukar cenderamata.
Pada kesempatan lain, Walikota Padang juga melakukan presentasi tentang pengelolaan sampah di Kota Padang di depan Presiden Direktur of Cogen Co.Ltd, Eo Ruel. Mendengar presentasi Walikota Padang tersebut, Eo Ruel kemudian kepincut untuk membantu Kota Padang mengelola sampah menjadi energy listrik. Apalagi potensi sampah Kota Padang cukup besar yakni 500 ton perhari sehingga sangat cocok dibangun power plan pembangkit tenaga listrik. Saat itu juga dilakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antar yang bersepakat.(tf/ch/mn)

Post a Comment