Ads (728x90)

PADANGPOS.COM. (Padang),  
Usai dilanda banjir, Selasa (22/3), air bersih milik Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) tak mengalir ke rumah warga. Penyebabnya, tiga intake milik PDAM Kota Padang jebol dihondoh banjir.
Tak ingin warganya berlama-lama tidak mendapat air bersih, Walikota Padang, H. Mahyeldi Dt Marajo meninjau langsung ketiga intake yang jebol tersebut. Tiga intake itu yakni intake Jawa Gadut, di Kecamatan Pauh, intake Guo di Kecamatan Kuranji, serta intake Sungai Latung, Lubuk Minturun.
Sekira pukul 10.00 Wib, Walikota bersama rombongan menuju intake Jawa Gadut di Pauh. Bersama Camat Pauh, Wardas Tanjung, Walikota dan lainnya melihat langsung intake yang jebol. Di sini, Walikota mendapati petugas PDAM sedang bekerjakeras memperbaiki saluran yang jebol.
Setelah itu Walikota juga meninjau intake Guo di Kuranji. Begitu juga di intake Sungai Latung di Lubuk Minturun. Walikota mendapati saluran air PDAM yang tertimbun material sehingga menutup saluran.
Direktur Teknik PDAM, Andri Satria mengatakan, akibat banjir kemarin, sebanyak 35.000 pelanggan tidak teraliri air bersih. Karena itu PDAM terus melakukan perbaikan.
Diterangkannya, intake Jawa Gadut sudah selesai diperbaiki. Di sini, tiga intake berhasil diperbaiki dan akan dapat mengaliri warga. 
Begitu juga di intake Guo, Kuranji. Di sini, satu intake juga selesai dikerjakan.

Sementara, intake Sungai Latung, Lubuk Minturun hingga kini masih terkendala. Satu dari tiga intake masih dalam tahap pengerjaan. Sedangkan, dua intake lainnya yakni intake lori dan intake gravitasi sudah diperbaiki.
"Intake pompa masih terkendala, berkemungkinan esok (hari ini-red) tuntas," kata Andri Satria yang didampingi Direktur Umum PDAM, Hendri Satria.
Sementara, Walikota Padang, H. Mahyeldi Dt Marajo berharap agar PDAM sesegera mungkin memperbaiki intake yang rusak. Sebab, air merupakan kebutuhan vital bagi masyarakat. "Hingga kini lebih 150 ribu warga kita yang tidak mendapat air bersih," kata Mahyeldi saat peninjauan.
Dalam tinjauan itu, Walikota melihat saluran air milik PDAM yang terlihat kurang begitu kuat. Walikota mengharapkan PDAM supaya memperkuat pemasangan saluran tersebut. Sehingga apabila nanti terjadi banjir, saluran PDAM tidak terganggu dan warga tetap mendapat air bersih.
Dalam peninjauan ke masing-masing intake, Walikota didampingi Kabag Humas dan Protokol, Mursalim, serta Dewan Pengawas PDAM. Terlihat diantaranya, Khairul Ikhwan, Fadli Rustam, Edwar Imusman. Rencananya, Kamis (23/3) pagi akan dilakukan gotongroyong di intake gravitasi di Jawa Gadut, Pauh. Gotongroyong akan dipimpin langsung Walikota Padang.(tf/ch/mn/yz)

Post a Comment