Ads (728x90)

PADANGPOS.COM. (Padang),   
Mengenang tragedi gempa besar berkekuatan 7,8 SR yang mengguncang Padang pada 2009 lalu, Pemerintah Kota Padang membangun Museum Gempa. Museum yang selama ini berada di Gedung Genta Budaya Sumatera Barat, Sabtu (26/3), resmi dipindahkan ke Museum Adityawarman.
Peresmian pemindahan Museum Gempa ditandai dengan pengguntingan pita oleh Walikota Padang, H. Mahyeldi Dt Marajo. Dipindahkannya museum ini karena berbagai faktor. Diantaranya memudahkan pengunjung melihat isi museum, dan juga sepinya museum saat masih berlantai di Gedung Genta Budaya.
"Dipindahkannya museum karena di lokasi sebelumnya selalu terlihat sepi. Apalagi juga banyak warga yang tidak mengetahui di mana letak museum gempa," kata Walikota.
Dengan dipindahkannya museum tersebut diharapkan setelah ini jumlah kunjungan semakin meningkat. Apalagi museum gempa sudah menyatu pula dengan koleksi seni dan peninggalan budaya.
"Di sini lebih strategis, berada di satu lokasi dan dekat dengan Tugu Gempa," ungkap Mahyeldi dibenarkan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Medi Iswandi.
Sementara, Medi Iswandi mengatakan bahwa di Museum Gempa ini terdapat sejumlah koleksi. Termasuk foto dan visual saat terjadinya gempa 2009 silam.
"Harapan kita dengan adanya museum ini akan menjadi edukasi bagi pengunjung," katanya.
Museum Gempa berada di sisi belakang Museum Adityawarman. Salah seorang pengunjung, Donisa menyebut, dengan pindahnya Museum Gempa ke Museum Adityawarman cukup memudahkan pengunjung. Sambil melihat koleksi lain, pengunjung juga diajak melihat dan merefleksikan kembali kenangan terjadinya gempa lalu.
"Pengunjung tentu akan merasa puas, termasuk bagi anak sekolah yang ingin belajar sejarah di sini," tukuknya.(tf/ch)

Post a Comment