Ads (728x90)

PADANGPOS.COM. (Padang),  
Sebagai ibukota provinsi Sumatera Barat, Kota Padang telah ramah bagi penyandangan disabilitas (cacat-red). Pemerintah Kota Padang memberi perhatian khusus kepada para penyandang disabilitas yang ada.
“Sesungguhnya sejak 2014 lalu kita sudah menyatakan diri sebagai kota ramah disabilitas. Ini seiring dengan diterbitkannya Peraturan Daerah (Perda) disabilitas,” ujar Walikota Padang, H. Mahyeldi Dt Marajo usai menerima kunjungan dari perwakilan United Nations Eductional, Scientific dan Cultural Organization (UNESCO) di kediamannya, Jumat (18/3).
Selain menerbitkan Perda, Padang sebagai kota ramah disabilitas diperkuat lagi dengan bangunan-bangunan yang ada di Padang. Bangunan tersebut mengakomodasi para penyandang disabilitas.
“Bangunan yang berdiri sejak 2015 sebenarnya sudah ramah disabilitas. Seperti di SMP 38 Tarantang, Kecamatan Lubuk Kilangan, mengakomodasi kebutuhan para penyandang disabilitas,” tukas Mahyeldi.
Beberapa kantor dan kawasan sudah ditetapkan sebagai ramah disabilitas. Seperti di Permindo, kawasan ini menjadi percontohan kawasan ramah disabilitas. “Artinya, sarana prasarana secara bertahap sudah dilaksanakan,” cecar Walikota.
Khusus kawasan ramah disabilitas di kawasan Permindo ini, pengerjaannya dilakukan pada April nanti. Diestimasi selesai pada Juli atau awal Agustus. “Peresmiannya dilakukan bertepatan dengan kegiatan pertemuan kota-kota inklusi atau peduli disabilitas. Padang akan menjadi tuan rumah kegiatan tersebut,” sebut Mahyeldi.
Walikota membocorkan, dalam dialog dengan Programme Assistant for Social and Human Sciences UNESCO, Riana Pusparini, di kediamannya, cukup banyak hal yang dibicarakan. Utamanya tentang kegiatan yang dilakukan Padang dengan realisasi difabel, termasuk memberi pelatihan. “SKPD di Pemko Padang yang mengakomodir ini yakni Dinas Sosial Tenaga Kerja. Bahkan saudara kita penyandang disabilitas sudah bekerja. “Dengan kehadiran UNESCO ini kita harapkan akan memberikan dukungan lebih kepada kita, serta meningkatkan kecepatan dalam pemenuhan difabel,” ujar Walikota.
Walikota Padang sebagai Ketua Komwil I Apeksi dan juga Ketua Indian Ocean Local Government (IOLGF) akan mengajak seluruh kota yang ada untuk peduli kepada penyandangan disabilitas. Sehingga melalui forum tersebut akan bisa mensinergikan kota-kota inklusi.(tf/ch)

Post a Comment