Ads (728x90)

PADANG- Merasa terpanggil mewujudkan Kota Padang menjadi terdepan dalam pembangunan di segala bidang, sejumlah wartawan dari berbagai media yang ‘mangkal’ di Balaikota Padang berinisitif membentuk sebuah forum. Forum yang dinamakan FJKP atau Forum Jurnalis Kota Padang tersebut dideklarasikan di sebuah kafe di kawasan Gantiang, Rabu (9/3).
Menurut Kasubag Publikasi pada Bagian Humas dan Protokol Sekretariat Kota Padang, Taf Chaniago yang turut membidani lahirnya FJKP ini, patut disambut baik oleh kalangan pemeritahan maupun masyarakat Kota Padang. Pasalnya, peran para awak media dalam dinamika pembangunan tidak dapat diabaikan.
“Dari hasil karya mereka, dunia mengetahui apa yang telah diperbuat oleh pemerintah dan apa sesungguhnya yang tengah terjadi. Tak ayal pula, semua itu berpengaruh terhadap persepsi publik. Jika media mengatakan baik, maka nilainya akan baik, sebaliknya media mengatakan buruk, tentulah persepsi publik akan buruk,” katanya.
Lebih lanjut ia mengatakan, terbentuknya FJKP akan lebih menguatkan peran wartawan dalam mencari, mengumpulkan dan mengolah informasi. Disamping memiliki solidaritas yang tinggi sesama jurnalis, mereka pun tidak mudah diintervensi dalam menyampaikan suatu fakta. Sekaligus forum ini menjadi semacam perangkat kontrol bagi Pemko Padang dalam menjalankan roda pemerintahan dan pelaksanaan pembangunan.
“FJKP tentunya akan menjadi perangkat kontrol bagi Pemko Padang sehingga tidak kebablasan dalam menjalankan roda pemerintahan dan pelaksanaan program pembangunan,” tambahnya.
Mewakili para wartawan, Nofrianto, wartawan Harian Metro Andalas yang dipercaya menjadi ketua FJKP mengungkapkan, pembentukan forum bertujuan untuk memperjelas eksistensi wartawan yang mangkal di Pemko Padang. Tentunya, eksistensi itu ditunjukkan dengan kontribusi dalam pembangunan melalui pemberitaan-pemberitaan. Bukan berarti pemberitaan “asal bapak senang” tetapi lebih berpihak kepada masyarakat yang merasakan hasil pembangunan.
“Jika faktanya baik akan ditulis baik, sebaliknya buruk akan ditulis buruk,” ujarnya.
Melalui forum ini, kemitraan dengan Bagian Humas Pemko Padang tentu akan terjalin lebih erat lagi. Karena Jurnalis yang mangkal di Balaikota Padang sudah pasti selalu berurusan dengan bagian Humas. “Tidak dipungkiri, kita membutuhkan Bagian Humas sebagai sumber informasi terdepan di Pemko Padang,” tukasnya.
Menurutnya, FJKP yang baru saja dideklarasikan dengan anggota yang bergabung sebanyak sepuluh orang dari surat kabar harian, media online, televisi, radio, koran mingguan dan tabloid ini ke depan akan diperkuat dengan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), memiliki akte notaris serta kelengkapan persyaratan hukum lainnya.
Meski belum ditetapkan secara resmi, namun pengurus forum sudah disusun, dengan Nofrianto Lublin alias Noa Rang Kuranji selaku Ketua, Hermawan (Inews TV) sebagai Wakil Ketua, Kemudian, Osniwati (Haluan) sebagai sekretaris dibantu Nurrahmad (Minangkabaunews.com). Untuk posisi bendahar dipercayakan kepada Taf Chaniago (Padang Pos) dibantu Charlie (Humas) wakil bendahara.

Untuk mempermudah jalannya organisasi FJKP, dibentuknya tiga bidang kerja. Masing-masing, bidang SDM dan Diklat diketuai Derius Utama (Padangmedia), bidang Litbang dipercayakan kepada Afridon (Mingguan Padang Ekspo) dan bidang sosial diserahkan kepada Hendri (Padang TV). Bagi wartawan yang tidak sempat hadir saat deklarasi tersebut namanya akan tetap diakomodir dalam kepengurusan bidang dan ditetapkan melalui rapat pleno berikutnya. (tf/du)

Post a Comment