Ads (728x90)

PADANGPOS.COM. (Batam), 
Pemerintah Kota Padang ternyata cukup populer di media cetak nasional. Sepanjang tahun 2015 lalu, daerah yang dipimpin Walikota, H. Mahyeldi Dt Marajo dan Wakil Walikota, Emzalmi ini acap disebut-sebut di sejumlah media cetak ternama di Tanah Air. Berbekal itu, akhirnya majalah PR INDONESIA memberikan penghargaan kepada Kota Padang.
Penghargaan The 1st Sumatera PR INDONESIA Media Relations Award & Summit (SUMPRIMAS) untuk kategori kota di Sumatera yang terbanyak diberitakan di media nasional diserahkan Pemimpin Redaksi Majalah PR INDONESIA, Asmono Wikan kepada Walikota Padang, H. Mahyeldi Dt Marajo. Penyerahan penghargaan ini dilakukan di acara The 1st Sumatera PR INDONESIA Summit & Awards (SUMPRISA) di Ballroom Hotel Harris Batam Center, Kamis (26/5).
Walikota Padang mengaku cukup kaget dengan penghargaan yang diterima. Namun begitu, Mahyeldi mengucapkan terimakasih yang tak terhingga kepada majalah PR INDONESIA yang telah menetapkan Kota Padang sebagai daerah dengan pencapaian exposure tertinggi di media cetak sepanjang 2015.
“Setiap hari kita selalu banyak kegiatan, hampir lima kegiatan yang kita lakukan. Ini dibuktikan dengan pemberitaan dan peran Public Relation (Humas), sehingga tanpa diketahui ada pihak lain yang memantau dan mengikuti pemberitaan itu. Dan pihak itu ternyata majalah PR INDONESIA,” tutur Walikota yang didampingi Kabag Humas dan Protokol, Mursalim.
Sementara, Kabag Humas dan Protokol, Mursalim, menyebut bahwa penghargaan yang diraih merupakan buah kerja keras seluruh pihak, terutama tim Humas Pemko Padang yang telah saling bahu membahu mempublikasikan setiap kegiatan pimpinan.
“Terimakasih kepada seluruh media cetak nasional yang telah mempublikasikan kegiatan Pemko Padang sepanjang 2015. Teristimewa untuk majalah PR INDONESIA yang telah memberikan pengakuan lewat penghargaan ini,” kata Mursalim.
Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi kepada pemprov, pemerintah daerah dan korporasi lokal se-Sumatera dalam pencapaian eksposur tertinggi di media cetak sepanjang 2015. Proses penilaian dilakukan berdasarkan media monitoring dari awal Januari hingga akhir Desember 2015.
Monitoring eksposur tersebut dilakukan oleh Isentia Indonesia. Majalah PR INDONESIA yang bekerjasama dengan Isentia Indonesia ini memonitor 12 media cetak nasional yang terbit di Jakarta. Hasil monitoring yang dilakukan semata-mata hanya mengukur jumlah eksposur secara kuantitatif.
Country Manager Isentia Indonesia, Lie Luciana Budiman mengatakan bahwa 12 media cetak nasional yang menjadi tolok ukur dalam penilaian diantaranya yakni Kompas, Media Indonesia, Koran Tempo dan lainnya. Isentia Indonesia terus memantau media-media tersebut sepanjang 2015. “Dan memang, Kota Padang paling banyak diberitakan,” ungkapnya.
Lie Luciana menyebut, penghargaan ini merupakan salah satu tolok ukur PR atau Humas dalam pemerintahan. Diraihnya penghargaan oleh Kota Padang dikarenakan aktif dan inovatifnya Pemko Padang melalui Humas dalam pemberitaan dan publikasi.
“Untuk Kota Padang, tetap jaya terus Humasnya. Terus melakukan ekspos di media dan lebih ditingkatkan lagi. Tidak saja melalui media konvensional, akan tetapi juga lewat media sosial yang kini ramai digunakan masyarakat,” sebutnya saat dimintai testimoni.
Seperti diketahui, Isentia merupakan perusahaan yang berbasis di Australia. Perusahaan ini telah berdiri sejak 30 tahun lampau. Isentia terdapat di 18 negara di Asia Pasifik yang bertugas khusus memonitoring berita-berita yang ada di media massa.
Sementara itu, Pemimpin Redaksi majalah PR INDONESIA, Asmono Wikan mengatakan bawah penyelenggaraan SUMPRIMAS diharapkan akan mampu mendorong kesadaran pemerintah daerah dan korporasi lokal di Sumatera untuk lebih sadar dalam mempublikasikan keunggulan dan kinerja masing-masing daerah melalui media.
“Ini merupakan bentuk ‘branding’ daerah kepada public melalui media,” sebutnya.
Kota Padang berada di urutan pertama daerah yang paling banyak exposure berita. Setelah itu di urutan kedua ditempati Pekanbaru, Batam, Palembang, Jambi, Bengkulu, Banda Aceh, Medan, Bandar Lampung, dan Sawahlunto.
Sedangkan untuk kategori pemerintah provinsi, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Riau, Jambi, Aceh, Sumatera Barat, Bengkulu, Kepulauan Riau, Lampung, serta Bangka Belitung.
Kabupaten Belitung berada di posisi pertama untuk kategori pemerintah kabupaten. Kemudian disusul Kabupaten Karo, Bangka, Bengkalis, Siak, Kampar, Mentawai, Simalungun, Lahat, dan Banyuasin. Sedangkan korporasi terbanyak diberitakan yakni Bank Nagari.
Pada agenda SUMPRISA itu, terlihat hadir Gubernur Kepulauan Riau, Bupati Belitung, Sahani Saleh, dan lainnya. Walikota Padang juga ikut didapuk menceritakan “Story Telling” keberhasilan pembangunan Kota Padang di depan seluruh undangan yang hadir.(Charlie)

Post a Comment