Ads (728x90)

PADANGPOS.COM. (Padang)
Rombongan Wakil Gubernur Ba Ria Vung Tau, Vietnam menyempatkan diri meninjau Pelabuhan Perikanan Samudera Bungus, Senin (30/5). Dalam lawatannya untuk penandatanganan Sister City dengan Kota Padang itu, Wagub beserta rombongan melihat langsung pengemasan ikan tuna.
Saat melakukan kunjungan ke Pelabuhan Perikanan Samudera Bungus itu, Kepala Pelabuhan Perikanan Samudera Bungus melakukan presentasi cara penangkapan serta pengemasan ikan tuna di depan Wagub Ba Ria Vung Tau. Rombongan terlihat menyimak setiap materi yang dipaparkan. Di akhir acara juga dilakukan pertukaran cenderamata.
Usai mendengar presentasi, rombongan kemudian menuju PT Dempo Andalas Samudera. Di sini, Wagub Ba Ria Vung Tau, Mr. Le Tuan Quoc dan rombongan lain mengenakan pakaian khusus untuk bisa masuk ke tempat pengemasan ikan tuna. Mengenakan pakaian putih tebal, masker dan sepatu boots, seluruhnya masuk ke dalam ruangan pengemasan.
Di sini, rombongan melihat cara penerimaan ikan serta proses pencucian dan pemeriksaan bahan baku. Kemudian melihat cara memotong kepala, mata dan potong loin ikan. Termasuk pemotongan daging ikan tuna sesuai bentuk dan tipe yang akan diproduksi dan divacum ke plastic. Proses pembekuan, pengemasan, termasuk penyimpanan ikan juga dilihat langsung oleh Wagub Ba Ria Vung Tau.
Mr. Le Tuan Quoc menyebut bahwa perikanan merupakan sektor yang cukup potensial untuk dikerjasamakan dengan Kota Padang. Karena itu, Wagub dan rombongan ingin melihat langsung bagaimana perikanan Kota Padang sekaligus mempelajari cara penangkapan dan pengemasan ikan. "Kami akan mendukung peningkatan manajemen dan penangkapan,” ujarnya.
Walikota Padang, H. Mahyeldi Dt Marajo memang cukup berharap terjadi kerjasama di bidang perikanan antara Padang dengan Ba Ria Vung Tau. Menurut Walikota, nantinya diharapkan akan terjadi tukar pengalaman pengetahuan usaha bulanan, sharing teknologi packaging perikanan, teknologi pengolahan dan pengawetan hasil perikanan. "Termasuk manajemen pengemasan aktifitas kelautan dan perikanan serta sharing teknologi pembibitan teripang," ungkap Mahyeldi.(tf/ch/mn)

Post a Comment