Ads (728x90)

PADANGPOS.COM. (Padang)
Langkah yang dilakukan Pemerintah Kota Padang dalam pemberlakuan jam kerja lebih awal pada bulan Ramadhan, disambut baik oleh Aparatur Sipil Negara (ASN). Hampir seluruh ASN merasa senang dengan pemberlakuan jam kerja tersebut.
Saat Walikota Padang, H. Mahyeldi Dt Marajo melakukan inspeksi mendadak (sidak) kehadiran pegawai di beberapa Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkup kerjanya, Selasa (7/6), Walikotasempat menanyakan perihal pemberlakuan jam kerja lebih awal di bulan puasa.
“Setelah saya cek di sini, ASN merasa senang dan fresh,” ujar Walikota saat sidak di Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.
Walikota menyebut, dengan jam masuk kantor lebih awal, ASN akan lebih optimal bekerja. Sebab, biasanya setelah sahur dan shalat subuh, banyak yang memilih tidur sehingga terlambat masuk kantor. “Dengan jam kerja lebih awal, akan mengurangi kemacetan,” ungkap Mahyeldi.
Sementara itu, dengan diberlakukannya jam kantor yang dimulai pukul 07.00 Wib dan pulang pukul 14.00 Wib. “Ini akan jadi masukan kita ke depan. Kita akan evaluasi jam kerja di bulan puasa ini untuk pelaksanaan jam kerja ke depan,” terang Mahyeldi.
Terkait Sidak di Dinas Dukcapil Kota Padang pada pagi itu, Walikota mendapati tingkat kehadiran pegawai sebesar 94 persen. Dari 55 jumlah ASN di dinas tersebut, sebanyak 4 pegawai tidak hadir. “Dua orang izin, sedangkan dua pegawai lagi tanpa kabar. Mungkin pegawai tersebut terlambat,” ujar Mahyeldi.
Meski begitu, bagi pegawai yang terlambat masuk kantor akan tetap diberlakukan pemotong Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP). Semua itu sudah menjadi komitmen Pemko Padang. “Kita ingin pegawai kita ontime dan disiplin,” papar Walikota.(Tim Humas)

Post a Comment