Ads (728x90)

PADANGPOS-Wali Kota Pariaman, Drs. H. Mukhlis Rahman, MM, mengatakan, masa depan generasi muda Indonesia, nyaris terancam, akibat  meningkatnya aksi peredaran dan konsumsi Narkoba dan merupakan sebuah ancaman yang sangat serius untuk merenggut masa depan generasi muda bangsa kita saat ini.

Hal itu disampaikan, Mukhlis Rahman,  dalam sambutannya sebagai inspektur upacara pada peringatan Hari Kesadaran Nasional dan Hari Anti Narkoba Internasional (HANI) tahun 2016 tingkat Kota Pariaman, yang bertempat di halaman Balaikota Pariaman, Senin,  (27/6/2016).

Mukhlis Rahman juga membacakan amanat Kepala BNN RI, Komjend Polisi Budi Waseso, bahwa Peringatan HANI tahun 2016 ini, mengusung tema Listen First: Listening to children and youth is the first step to help them grow healthy and safe, 

“Dengarkan Dahulu : Mendengarkan Suara Hati Anak-Anak dan Generasi Muda, Merupakan Langkah Awal untuk Membantu Mereka Tumbuh Sehat dan Aman dari Penyalahgunaan Narkoba”. Hal ini mengandung makna filosofis bahwa strategi terbaik adalah pencegahan dengan sasaran prioritas pada anak-anak dan pemuda, ujarnya.

“Tema ini juga mengandung makna, bahwa anak-anak dan generasi muda adalah tumpuan harapan bangsa, oleh karena itu, kita mesti mendengar apa permasalahan yang mereka hadapi dan kita harus menjaga, agar mereka tidak terjerumus kepada penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba”, jelasnya.

Lebih lanjut wako mengatakan dalam kurun waktu tahun 2015 sampai dengan Juni tahun 2016 telah terungkap sebanyak 1.015 kasus kejahatan narkotika baik yang ditangani oleh BNN Pusat maupun yang di BNN Provinsi dengan tersangka sejumlah 1.681 orang dan pada kurun waktu tersebut juga berhasil diungkap pencucian uang dari kejahatan narkoba dengan nilai aset Rp. 142.058.158.337, ujarnya.

“Sebanyak 2,8 ton sabu, 707.864 butir ekstasi, 41, ton ganja dan 69 hektar lahan ganja disita BNN. Pengguna narkoba di Indonesia sampai tahun 2015, mencapai 5,1 juta orang dan 40-50 generasi muda kita mati tiap harinya, karena narkoba”, ungkap Kepala BNN RI yang dikatakan oleh Mukhlis Rahman.

Melalui moment memperingati Hari Kesadaran Nasional dan Hari Anti Narkoba Internasional (HANI) tahun 2016 ini, diharapkan akan menguatkan satu harapan, satu tujuan, satu komitmen, satu keinginan, satu tekad, satu sikap tegas, satu suara, dan satu cita-cita kita semua, terhadap narkoba, dan segala bentuk penyalahgunaan narkoba. Bahwa kita yang ada di kota Pariaman dan semua orang yang ada diberbagai belahan dunia manapun, ingin memiliki hidup yang sehat dan jauh dari narkoba, tukasnya.

Diakhir sambutannya Mukhlis Rahman mengharapkan bahwa kita harus memahami, pemberantasan kejahatan narkoba bukan hanya menjadi tanggung jawab dan tugas Pemerintah saja, tetapi ini adalah tugas besar, dan tanggung jawab kita bersama, seluruh unsur lapisan masyarakat. Kesinambungan antara pemerintah dan masyarakat ini diharapkan dapat menekan angka penyalahgunaan narkoba di kalangan generasi muda kita, baik di Indonesia umumnya dan di Kota Pariaman yang kita cintai ini khususnya, tutupnya. 

Hadir dalam upacara ini Wakil Walikota Pariaman Genius Umar, Ketua GOW Ny. Lucy Genius, Waka Polres Pariaman Kompol Aksalmadi, Kasdim 0308 Pariaman Mayor P. Simbolon, Ketua Persit, Kartika Candra Kirana, Bhayangkari,  Kepala SKPD, Kabag, Camat dan ASN Pemko Pariaman serta personil upacara yang hadir. (j/amir)

Post a Comment