Ads (728x90)

PADANGPOS.COM. (Padang),
Fakultas pertanian Universitas Andalas (Unand) memberikan perhatian khusus terhadap pemberdayaan masyarakat tani di sekitar kawasan kampusnya. 
Perhatian tersebut diwujudkan melalui penyuluhan dan demonstrasi pengendalian hama kutu putih, pembuatan teh gaharu, kompos, pakan ternak dan pemanfaatan biogas bagi kelompok tani di Sungkai, Kelurahan Lambung Bukik, Kecamatan Pauh, Rabu (1/6).
Walikota Padang H. Mahyeldi Ansharullah Datuk Marajo menyambut baik kegiatan yang diadakan dalam rangka dies natalis Fakultas Pertanian Unand sekaligus dalam rangka Kongres Ikatan Alumni Fakultas Pertanian Unand ini. Menurutnya, pemberdayaan masyarakat tani khususnya di Sungkai yang dimotori alumni dan mahasiswa Fakultas Pertanian Unand ini suatu upaya memotivasi dan mengedukasi masyarakat untuk memanfaatkan potensi-potensi pertanian yang ada.
"Dengan adanya kegiatan pemberdayaan ini, masyarakat menjadi lebih termotivasi dan teredukasi untuk memanfaatkan potensi-potensi yang ada secara maksimal," katanya.
Selain di kawasan Sungkai, di sekitar kelurahan Limau Manis kecamatan pauh juga terdapat masyarakat tani yang masih bergantung pada hasil pertanian. Mereka tentunya juga membutuhkan penyuluhan dan pembinaan agar produktifitas pertanian yang mereka andalkan bisa lebih meningkat.
"Kita perlu mendorong masyarakat tani di Sungkai dan Lambung Bukik lebih berkembang dan mampu menghasilkan produksi pertanian yang maksimal, serta dapat memanfaatkan potensi seperti biogas yang dihasilkan peternakan," katanya.
Kegiatan ini dibuka secara simbolis dengan penanaman pohon gaharu oleh Walikota Padang dan Rektor Universitas Andalas serta Dekan Fakultas Pertanian Unand. Juga hadir Camat Pauh diwakili Sekretaris Kecamatan Dedi Satria beserta lurah dan tokoh masyarakat.(DU)
FOTO:Penanaman pohon gaharu secara simbolis menandai dibukanya kegiatan pemberdayaan dan penyuluhan masyarakat tani oleh Fakultas Pertanian Unand di Sungkai, Lambung Bukik Kecamatan Pauh, Rabu (1/6).(tf/du/yz)

Post a Comment