Ads (728x90)

 PADANGPOS(SOLOK)-Warga Perumnas Griya Arosuka Tahap II, melakukan curhat bersama Wakil Bupati Solok, Yulfadri Nurdin, SH, saat Wabub Solok itu memimpin Tim Safari Ramdhan Kusus, bertempat di Musalla Nurul Fallah, jorong Sukarami, nagari Koto Gaek Guguek, kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, Rabu malam, 22 Juni 2016.


Menurut Ketua pengurus mushalla Nurul Falah, Drs Kasril, warga Perumnas Griya II yang masuk kenagarian Koto Gaek dan berbatas langsung dengan jorong Arosuka, nagari Batang Barus, sangat mendambakan angkutan umum (angkot) masuk ke Perumnas dan melintas di depan RSUD Arosuka, karena selama ini dilarang oleh tukang ojek. 

“Selama ini angkot hanya dibolehkan sampai depan kantor Bupati Solok dan selanjutnya naik ojek menuju Perumnas atau Rumah sakit dan ongkosnya sering mencekik. Jadi kami minta Bapak Wakil Bupati untuk mencarikan solusinya,” tutur Kasril. Harapan yang sama juga dismpaikan walinagari Koto Gaek, Dusri Harpen, bahwa keluhan masyarakat minta trayek angkot masuk sampai ke Perumnas dan depan RSUD Arosuka sudah lama disampaikan warga, termasuk ke Dinas Perhubungan karena di sana ada SMP, SMA, RSUD, Panti Andan Dewi dan juga Perumnas Griya. 

Selain meminta trayek angkot, warga Perumnas juga meminta wabub membantu menyediakan alat berat karena warga akan membuat jalan tembus sepanjang 50 meter dari Perumnas menuju RSUD. “Kami ingin membuat jembatan dan jalan dari depan musalla ini menuju RSUD yang berjarak hanya 50 Meter, tapi kalau jalan memutar dari RSUD berjarak Satu Kilo Lebih. Kalau jalan itu jadi, maka pengunjung RSUD bisa shalat di mushalla ini,” tutur Dusri Harpen yang mewakili warga Perumnas.

Sementara Wakil Bupati Solok, Yulfadri Nurdin, berjanji akan mencarikan solusi masalah angkot dan pembangunan jalan tembus menuju RSUD Arosuka. “Kita akan membicarakan hal ini secara baik-baik dengan tukang ojek bersama Dinas Perhubungan dan dibantu jorong dan Walinagari. Kalau kita bicara baik-baik, semua persoalan akan selesai,” tutur Yulfadri Nurdin. 

Selain menceritakan program Empat Pilar yang harus didukung masyarakat, Yulfadri Nurdin juga menyampaikan salam Bupati Solok Bapak H. Gusmal yang tidak bisa hadir karena ada keperluan. Usai menyerahkan bantuan uang tunai Rp 5 Juta dan bingkisan berupa Al Qur’an, wabub langsung menuju mushalla Darusslam yang di Perumnas Tahap III yang berjarak sekitar 300 Meter dari Musalla Nurul Fallah. Di Mushalla Darssalam,  Wabub Solok melakukan badoncek dengan hadirin yang hadir dan berhasil mengumpulkan uang 3,5 juta dan disumbang langsung oleh Wabub Solok sebesar Rp 2 juta.

Tampak Hadir bersama TSR Khusus Wabub Solok, Plt. Kadis Pendidikan Kabupaten Solok, Zulfadli, Kepala BPM, H. Khairi Yusri, Sekretaris Dinas Pertambangan, Deni Prihatni, Camant Gunung Talang, Sujamto Amrita, Walinagari Koto Gaek, Dusri Harpen, Ketua BMN, Mardi dan SKPD lainnya (wandy)

Post a Comment