Ads (728x90)

PADANGPOS.COM. (Padang), 

Walikota Padang H. Mahyeldi Dt Marajo bertandang ke Pasar Raya Padang, Selasa (30/8) siang. Melihat kondisi pasar yang semrawut, walikota lantas menertibkan pedagang yang berjualan di jalan Pasar Raya Barat mulai dari depan bundaran air mancur hingga ke jalan Permindo.

Walikota menertibkan pedagang yang memakan garis yang telah ditetapkan untuk mereka berdagang. Lapak pedagang yang telah maju dimundurkan. Melihat walikota menyuruh memundurkan dagangannya, pedagang pun patuh dan bergegas mengangkat lapaknya. Hingga kemudian garis putih terlihat kembali.

Garis putih yang dibuat Pemerintah Kota Padang di Pasar Raya merupakan batas bagi pedagang menggelar dagangannya. Ini berlaku bagi pedagang yang berjualan sore hingga malam hari. Namun karena melihat kondisi pedagang yang membandel itulah akhirnya walikota bertegas-tegas kepada pedagang.

“Mulai hari ini pedagang tidak boleh lagi melewati garis yang telah dibuat. Jika masih ada pedagang yang membandel dan melanggar kesepakatan akan ditindak tegas dan diangkat dagangannya. Karena selama ini kita sudah memberikan toleransi dan kemudahan kepada pedagang,” ujar Mahyeldi.

Di sepanjang jalan ini memang kerap terjadi macet ‘allahurabbi’. Terlebih pada sore hari. Sebab, pada waktu itu pedagang kerap melewati garis putih yang ditetapkan. Sehingga jalan menjadi sempit dan hanya bisa dilalui kendaraan dari satu arah saja.

Kepala Dinas Pasar Kota Padang Endrizal menuturkan, pedagang memang sering bandel. Bila sudah semakin sore, pedagang memajukan lapaknya ke tengah jalan.

“Pedagang yang bandel ini akan kita tindak tegas, bila masih juga berbuat yang sama akan ditipiringkan,” cecarnya.

Setelah itu walikota menuju jalan Permindo. Di sini walikota juga menemukan pedagang sate yang mengggunakan trotoar untuk berdagang. Letaknya yang di ujung jalan membuat arus lalulintas tersendat. Walikota memerintahkan pihak Dinas Pasar untuk melarang pedagang tersebut tidak berjualan di lokasi itu.
"Mulai besok tidak boleh lagi berjualan di sana,” sebut walikota.

Tak jauh dari situ, tepatnya di depan bekas bioskop Mulia, walikota memperbaiki letak seng pembatas yang mulai memakan badan trotoar. Agar lokasi ini tidak dimasuki orang tak berkepentingan, walikota memperbaiki pancang pembatas dari seng.(tf/ch)

Post a Comment