Ads (728x90)

PADANGPOS.COM. (Padang), 

Latihan bersama Pacific Partnership 2016 di Padang cukup memberi kesan yang sungguh bermakna. Dalam hajatan berskala internasional ini, Kota Padang dikunjungi langsung Wakil Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia Brian McFeeters. 

Lelaki ini pun cukup terkesan akan Padang dan semakin menggugah keingintahuannya. Hal ini terungkap saat dialog singkat antara Walikota Padang H. Mahyeldi Dt Marajo dengan dirinya di kediaman Walikota Padang di jalan A. Yani, Senin (22/8). 

Berikut petikan dialog singkat yang dirangkum staf Humas dan Protokol Setdako Padang, Charlie Ch. Legi:
Brian McFeeters (BMF): Bagaimana keadaan ekonomi Kota Padang saat ini?

Walikota Padang (WP): Pertumbuhan ekonomi Kota Padang setelah gempa 2009 jauh meningkat. Pada 2015 lalu angka pertumbuhan ekonomi 6,7 persen. Termasuk pergerakan investasi, bergerak kencang.
BMF: Di Kota Padang apa ada rencana energy alternatif?

WP: Kita akan mengelola sampah menjadi energy listrik. Kerjasama sudah dijalin dengan Korea Selatan. MoU akan dilakukan September nanti.

BMF: Apakah di Padang sering terjadi gempa?

WP: Gempa sering terjadi, sehingga di sini cukup terbiasa dengan gempa.

BMF: Apakah di Padang ada early warning system?

WP: Padang punya alat tersebut. Bahkan kami setiap sebulan sekali melakukan latihan atau simulasi gempa.
BMF: Lalu bagaimana dengan “Smart City” Kota Padang?

WP: Kita ingin menerapkan seluruh teknologi informasi, sehingga lewat itu pemerintah dan masyarakat cepat mendapatkan informasi.

BMF: Apakah Sumbar tak khawatir hutannya dibakar?

WP: Di Sumbar, budayanya adalah masyarakat saling menjaga hutan. Karena di Minang ada hutan nagari yang dijaga masyarakat setempat. (tf/ch).

Post a Comment