Ads (728x90)

PADANGPOS.COM. (Jakarta), 
 
Tidak ada masalah dalam hal keberangkatan Walikota Padang, Mahyeldi Ansharulllah ke Norwegia yang waktunya bertepatan dengan peringatan HUT R! ke 71. Apalagi hal itu bertujuan untuk penjajakan kerjasama pengembangan sektor kelautan dan investasi lainnya terutama bidang perikanan darat kota Padang dengan negara Eropa tersebut.



Hal itu diungkapkan Drs. Jumadi Rajosa, salah seorang tokoh dan pengurus Bakor IKK Padang Jabodetabek, sehubungan dengan munculnya tanggapan negatif dari Ketua LVRI Sumbar, Faisal Kasim yang intinya menyatakan Mahyeldi Ansharullah tak memimiliki rasa nasionalisme dan tak menghargai nilai-nilai perjuangan pahlawan.

“Lain hal kalau di Padang sedang terjadi bencana alam atau hal yang membutuhkan keberadaan walikota karena kondisi dalam keadaan gawat darurat, Mahyeldi memaksakan juga berangkat ke luar negeri. Itu baru pantas dikritisi,” kata Jumadi.

Lebih lanjut, Jumadi yang juga Sekretaris Dewan Suro DPP Patai Bulan Bintang ini mengatakan, peringatan HUT RI hanyalah sebuah upacara seremonial yang diperingati dan dimeriahkan oleh seluruh bangsa Indonesia. Dari itu masalah keberangkatan Mahyeldi ke Norwegia tak perlu dibesar-besarkan, apalagi kegiatan itu telah direncanakan jauh hari sebelumnya dan pertujuan pengembangan sektor kelautan dan perikanan darat.

“Tinggal saja, apakah kegiatan tersebut telah dikoordinasikan dengan pemerintah pusat atau belum. Masalahnya, menurut UU Otonomi daerah, kerjasama dengan luar negeri merupakan kewenangan pemerintah pusat,” tambah Jumadi ketika ditemui di kediamannya, di Jl. Petukangan, Jakarta Barat, Selasa (6/8). ** Syahriwal Guci/Wisja

Post a Comment