Ads (728x90)


PADANGPOS.COM. (Padang), 

Pedagang yang berjualan di jalan Samudera, Pantai Padang telah membongkar sendiri bangunannya. Sementara Pemerintah Kota Padang telah menetapkan waktu batas akhir pembongkaran seluruh bangunan pada Selasa (23/8).

Minggu (21/8) kemarin, Sekretaris Daerah Kota Padang Nasir Ahmad beserta jajarannya memantau langsung pembongkaran yang dilakukan pedagang. Sekda juga berbincang dengan setiap pedagang yang membongkar bangunannya. “Setelah kita datangi, pedagang sudah ada yang membongkar bangunannya. Ini suatu hal yang sangat kita syukuri dari Pemerintah Kota Padang. 

Dengan sosialisasi yang disampaikan kepada pedagang, akhirnya dengan kesadaran sendiri pedagang membongkar bangunannya,” ujar Sekda.

Minggu siang itu Pemko Padang memang memfasilitasi pedagang yang sedang mengangkut barang-barangnya. Pemko menyediakan kendaraan roda empat jenis pick up untuk mengangkut barang pedagang.

“Kita memfasilitasi pedagang dengan kendaraan, atas nama Pemko Padang kami memberi apresiasi dan terimakasih kepada pedagang. Ini bukti bahwa masyarakat sangat mendukung program pemerintah,” sebut Nasir Ahmad yang didampingi Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Medi Iswandi, Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Al Amin, Camat Padang Barat Arfian dan lainnya.

Sekda juga menyebut, Pemko Padang tidak akan mematikan usaha para pedagang yang sudah ‘menggalas’ cukup lama di lokasi tersebut. Nantinya pedagang akan difasilitasi dengan gerobak yang disediakan khusus oleh Pemko Padang. “Sebanyak 250 gerobak kita siapkan kepada pedagang. Kita harapkan pedagang bisa merawat gerobak tersebut nantinya,” terang Sekda.

Sementara itu pedagang yang telah membongkar bangunannya, Mukhlis mengaku membongkar bangunannya dengan kesadaran sendiri. Lelaki yang telah berdagang sejak masih lajang ini menyebut sangat mendukung program penataan pantai yang dilakukan Pemko Padang. “Tentu kami sangat mendukung rencana pemerintah,” terangnya.

Hal yang sama juga diutarakan Bundo Iwat. Wanita berusia 48 tahun ini memahami rencana yang akan dilakukan pemerintah. Dirinya pun tak ingin berkeras-keras mempertahankan, apalagi tempat dirinya berjualan merupakan aset pemerintah dan berada di atas trotoar. “Bagaimana lagi, kita juga yang akan kena nanti,“ sebutnya.(tf/ch/yz)

Post a Comment